Dampak ekonomi pembangunan perumahan Casa Grande di Kabupaten Sleman terhadap masyarakat di luar perumahan tahun 2000-2005 :: Studi kasus di desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Sleman
PUSPITASARI, Christiana Rini, Prof.Dr. Iswardono Sardjono Permono, Ph.D
2006 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak ekonomi pembangunan Perumahan Casa Grande di Kabupaten Sleman terhadap masyarakat di luar perumahan tahun 2000-2005 terutama menganalisis perkembangan tingkat pendapatan masyarakat per KK per hari sebelum dan sesudah ada perumahan, mengetahui seberapa banyak penciptaan kesempatan lapangan kerja, serta mengetahui sejauh mana manfaat fasilitas umum yang diterima masyarakat di sekitar perumahan khususnya di luar perumahan. Lokasi penelitian ini di Desa Maguwoharjo, Depok, Sleman menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer didapat dengan penyebaran kuesioner pada masyarakat di luar perumahan dan data sekunder didapat dengan melihat data di BPS, Bappeda, Dinas Kimpraswilhub, serta BPPD Kabupaten Sleman kemudian dianalisis perbedaan sebelum dan sesudah adanya perumahan. Sesuai hasil analisis pendapatan per KK per hari rata-rata masyarakat di luar Perumahan Casa Grande sebelum ada perumahan dari Rp269.591,- dan sesudah ada perumahan mempunyai pendapatan KK rata-rata per hari menjadi Rp323.500,- berarti pendapatan KK rata-rata per hari masyarakat di luar Perumahan Casa Grande meningkat Rp53.909,-. Hasil analisis menyatakan bahwa dengan adanya perumahan dapat menciptakan lapangan kerja dan lapangan usaha baru. Hal ini dibuktikan dari pernyataan responden menyatakan mampu menciptakan lapangan usaha baru yaitu usaha ekonomi produktif setelah adanya perumahan sebanyak 18 KK (20%) sedangkan pernyataan responden yang menyatakan mampu menciptakan lapangan kerja sebanyak 58 KK (60%). Selain bukti tersebut di atas, responden yang menyatakan mendapat pekerjaan setelah adanya perumahan sebanyak 50 KK (52%). Keberadaan Perumahan Casa Grande menurut responden mampu menciptakan pekerjaan sebanyak 81 KK (85%) dan hanya 10 KK (12%) yang menyatakan tidak mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Namun keberadaan perumahan ternyata tidak memberikan manfaat yang sebanding bagi masyarakat sekitar, hal ini terbukti dari pernyataan responden menyatakan tidak ada yang merasa menerima banyak sekali manfaat, sedangkan yang merasa menerima banyak manfaat 44 KK(47%), merasakan sedikit sekali manfaatnya 42 KK (45%), dan 5 KK (7%) merasakan tidak ada manfaatnya. Untuk itu pemerintah bersama pihak terkait dapat memperbanyak pembangunan perumahan sesuai Rencana Tata Ruang dan Wilayah Pemerintah Daerah sehingga dapat membuka peluang membuka usaha ekonomi produktif dan kesempatan kerja pada warga sekitar sehingga pendapatan masyarakat sekitar meningkat sesuai standar kehidupan yang lebih layak. Pemerintah Daerah diharapkan memperhatikan fasilitas-fasilitas umum yang lebih baik dan mencukupi supaya dapat bermanfaat bagi masyarakat yang tidak hanya bagi yang berada di dalam perumahan tetapi juga bagi masyarakat yang berada di luar atau sekitar perumahan.
This research aims to discover an impact of economies the build of Casa Grande Housing to out of the community of property at the Region of Sleman in 2000-2005 especially to analyze the income development level per family per day before and after the build of housing to know how much the level of work opportunity creation after the build of housing, and to know how far utilities public sector give to out of the community of property. The research location is selected in the village of Maguwoharjo, Depok sub district, the Region of Sleman using primary and secondary data. The primary data is obtained by using a distribution of questionnaires toward to out of the community of property and the secondary data is obtained by observing the data from the Agency for Statistic (BPS), the Agency for Regional Development (Bappeda), The Agency for Development (Kimpraswil), and The Agency for Control Using the Land (BPPD) the Region of Sleman and than the difference between them is analyzed before and after the build of property. In accordance to the analysis result the income per family per day to community out of Casa Grande Housing before in among of Rp269,591,- and after there are property became to Rp323,500,- the means income per family per day to community out of Casa Grande Housing increase to be Rp53,909,-. The analysis result to be there are property is able to create to be work opportunity and a new business opportunity. The fact to statement of 91 respondents, obtained a result is able new business opportunity is new create productive economies after there are the property are 18 families (20%) but the statement of respondents is able to create work opportunity are 58 families (60%). The other the fact, respondent to give the statement get a job after after there are property 50 families(52%). The statement of respondents to there are the property is able to be create job are 81 families (85%) and just 10 families (12%) to give a statement has no to create work opportunity. But the fact there are the property nothing to give more useful to community out of property but the fact a statement of respondent nothing get many utilities, a statement of respondent get many utilities are 44 families (47%), feel get less utilities 42 families (45%), and 5 families feel nothing utilizes. It is the fact that the government with stake holders should more build to housing in accordance Development Plan the Region of the Government will be open to productive economies and work opportunity to out of community will be increase the income in accordance the good live standard. The Region of Government must be to look many public facilities than more good better and will be can useful to all community out and in the property.
Kata Kunci : Ekonomi Pembangunan,Perumahan Casa Grande,Pembangunan Perumahan,Dampak Ekonomi