Standar Analisa Belanja pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Bantul, 2004
SUPRIYONOHADI, Drs. A. Budi Purnomo BR., MA
2005 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menghitung besarnya biaya rata-rata, menghitung standar analisis belanja, dan menghitung kebutuhan belanja yang wajar sesuai dengan beban unit kerja. Penelitian dilakukan pada Subdinas Pendataan dan Penetapan Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Bantul tahun 2004. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Bantul, Bagian Hukum dan Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Bantul. Metode penelitian dilakukan dengan dua pendekatan yaitu penelitian kepustakaan (library research) dan penelitian lapangan (field research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kegiatan intensifikasi PBB terdiri dari delapan aktivitas dan kegiatan pendataan dan penyempurnaan data obyek dan subyek PBB terdiri dari empat aktivitas yang masing-masing mempunyai target kinerja yang berbeda-beda. Biaya rata-rata dalam setiap kegiatan diperinci ke dalam beberapa aktivitas yang masing-masing mempunyai target kinerja yang berbeda-beda. Standar analisa belanja untuk kegiatan intensifikasi Pajak Bumi dan Bangunan adalah sebesar Rp432.582.664,00 dan kegiatan pendataan dan penyempurnaan data obyek dan subyek Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) adalah sebesar Rp233.411.598,82. Berdasarkan perhitungan, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan Intensifikasi PBB kebutuhan belanja yang harus dikeluarkan adalah sebesar Rp432.582.664,00 lebih kecil dari realisasi belanja pada tahun 2004 yaitu sebesar Rp522.640.160,00 dan terjadi overfinancing sebesar Rp90.057.500,00 atau sebesar 17,23%. Untuk kegiatan pendataan dan penyempurnaan data obyek dan subyek PBB kebutuhan belanjanya adalah sebesar Rp233.411.598,82 dengan realisasi belanja sebesar Rp253.013.848.82 dan terjadi overfinancing sebesar Rp19.602.250,00 atau sebesar 7,75%.
This research aim to count the average cost, standard analysis of expense, and properly expense needed appropriate to work unit load. This research is in Subdinas Pendataan dan Penetapan Dinas Pendapatan Daerah of Bantul Regency year 2004. Data used in this research is secondary data based on Official of Region Income of Bantul Regency, Law department and Region Secretariat Finance of Bantul Regency. The research method is done by two approaches; that is literatures research (library research) and field research. Research result shows the PBB Intensification activities consist from eight activities. Data collection and PBB object and subject data completing activities consist from four activities, each activity has a performance target. Average costs in each activity itemize in to several activities and each activity has a performance target. Expenses standard analysis for PBB Tax Intensifications activities is Rp432,582,664.00 and Activities of PBB object and subject data collection and completing is Rp233,411,598.82. Based on the calculation, we have the conclusion: that PBB Intensification activities expense needed is Rp432,582,664.00. It is less than expense realization at year 2004 that is Rp522,640,160.00 and over financing happen about Rp90,057,500.00 or 17.23%. On PBB Objects and Subject Data Completing activities expenses needed is Rp233,411,598.82 but the realization of expenses is amount Rp253,013,848.82 and over financing happen again about Rp19,602,250.00 or 7.75%.
Kata Kunci : Standar Analisa Belanja,Dipenda Bantul