Penghitungan potensi pajak hotel dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kota Bengkulu
IRAWAN, Tommy, Dr. Catur Sugiyanto, MA
2005 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini dilaksanakan di Kota Bengkulu dengan tujuan penelitian untuk menghitung dan mengetahui potensi pajak hotel yang ada di Kota Bengkulu sehingga dapat memberikan kontribusi yang siginifikan bagi pendapatan asli daerah Kota Bengkulu. Selain untuk mengetahui potensi pajak hotel, penelitian ini juga untuk mengetahui tingkat pertumbuhan dan kontribusi penerimaan pajak hotel di Kota Bengkulu, untuk menguji apakah ada perbedaan dari 2 (dua) jenis variasi pengelolaan hotel dalam ketaatannya membayar pajak, yaitu antara hotel yang dikelola sendiri oleh pemilik dengan hotel yang dikelola oleh manajer, mengidentifikasi upaya-upaya yang dapat dilaksanakan pemerintah daerah Kota Bengkulu dalam meningkatkan penerimaan pajak hotel sebagai salah satu sumber PAD dengan menggunakan analisis SWOT. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner terhadap pengelola hotel dan staf pada Dispenda Kota Bengkulu yang terkait dengan masalah yang diteliti. Data sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen ataupun publikasi dari instansi di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu serta dengan cara mempelajari literatur-literatur yang berhubungan dengan penelitian ini. Alat analisis yang digunakan adalah analisis potensi dengan menggunakan perhitungan matematika sederhana, analisis pertumbuhan, analisis kontribusi, formula chi square untuk menguji hipotesis serta analisis SWOTdan matrik SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu dalam menentukan target penerimaan pajak hotel belum berdasarkan potensi yang sebenarnya. Hal tersebut dapat dilihat dari realisasi tahun 2004 sebesar Rp179.965.620,00 dengan target Rp175.000.000,00 sedangkan potensinya adalah sebesar Rp472.219.200,00. Tingkat pertumbuhan pajak hotel 2003-2004 adalah sebesar 19% dan kontribusi pada tahun 2003-2004 sebesar 1,8%. Hasil pengujian terhadap hipotesis, didapati menerima hipotesis nol yakni tidak terdapat perbedaan variasi jenis hotel dalam ketaatan membayar pajak oleh hotel yang dikelola oleh pemilik hotel sendiri (non-manajer) dengan hotel yang dikelola oleh manajer dan ini merupakan peluang yang baik bagi pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan penerimaan pajak daerah umunya. Dengan menggunakan analisis SWOT serta analisis matrik SWOT didapati strategi atau upaya yang dapat dilakukan pemerintah daerah ataupun dispenda Kota Bengkulu yaitu memberikan pendidikan teknis bagi aparatur mengenai penghitungan potensi pajak, melakukan pemeriksaan secara rutin dan langsung kepada wajib pajak mengenai pencatatan dan pembukuan serta informasi lainnya, mensosialisasikan aturan yang ada kepada wajib pajak, memberikan sanksi yang tegas sesuai aturan kepada pihak wajib pajak yang melalaikan kewajibannya, meninjau kembali tarif pajak hotel yang berlaku, menggali dan mengolah data obyek pajak yang berpedoman pada mekanisme dan prosedur yang berlaku, memperkuat perekonomian daerah dengan lebih memberdayakan usaha kecil dan menengah.
This research is conducted in Bengkulu city. The aim are, first, to count and to know the Potential of Hotel Tax in Bengkulu city in order to contribute significantly the Regional Income of Bengkulu city; second, to know the growth rate and the contribution of hotel tax income in Bengkulu city; third, to examine whether there is difference between two variations of hotel management in term of the obedience in paying the tax, i.e. hotels administered by their owners and ones administered by managers; and fourth, to identify the efforts that can be done by the local government of Bengkulu city in increasing the income of hotel tax as one of resources of Regional Income by using the SWOT analysis. Data used in the research is the primary data and the secondary data. The former are obtained by giving the questioners to the hotel managers and staffs of Regional Income Department (Dipenda) of Bengkulu city related to the observed subjects. The latter are obtained from documents or publications of the instance around the Government of Bengkulu city and by learning any literatures related to the research. The research applies the potential analysis by using the simple mathematical count, the growth analysis, the contribution analysis, chi square to examine the hypotheses, and the SWOT analysis and matrix. The result of the research shows that the Government of Bengkulu city in determining the target of the hotel tax income is not based on the real potential yet. It can be seen from the realization of the year 2004 of Rp179,965,650.00 with the target of Rp175,000,000.00, while the potential is Rp472,219,200.00. The growth rate of the hotel tax for 2003-2004 is 19% and the contribution for 2003- 2004 is 1.8%. The testing of the hypotheses is that the result is the null hypotheses, i.e. H0: There is no difference of the variations of the hotel related to the obedience in paying the tax between hotels administered by their owners (nonmanagers) and hotels administered by managers. The condition is the chance for the local government in increasing the regional tax income in general. By using the SWOT analysis and SWOT matrix, it can be known that the strategies or the efforts done by local government or Regional Income Department (Dipenda) of Bengkulu city are: giving the technical training and education for the apparatus on the accounting of the tax potential; inspecting regularly and directly to the tax obligations on the recording, bookkeeping, and other information; socializing the existing regulations to the tax obligations; applying the sanctions seriously in accordance with any regulations to the tax obligations neglecting their responsible; reviewing the current tariff of hotel tax; exploring and processing the data of tax objects based on the current mechanism and procedure; strengthening the regional economic by empowering the small and middle enterprises.
Kata Kunci : Pajak Hotel,PAD