Laporkan Masalah

Evaluasi alokasi anggaran belanja daerah :: Studi kasus Kabupaten Maluku Tengah

LATUCONSINA, Moh. Havid, Samsubar Saleh, Ph.D

2006 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan seberapa besar alokasi anggaran belanja Kabupaten Maluku Tengah untuk pelayanan publik dan pelayanan aparat/penyelenggara serta melihat Konsistensi antara perencanaan anggaran dengan alokasi anggaran yang telah dilaksanakan di Kabupaten Maluku Tengah selama tahun anggaran 2001 sampai dengan tahun anggaran 2004 (periode penelitian). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Bagian Keuangan Sekretariat daerah dan Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Maluku Tengah, sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini sifatnya adalah analisis deskriptif dengan menggunakan alat analisis yang formulanya merupakan perbandingan model Comparative Budget Statement (CBS). CBS Horizontal merupakan perbandingan untuk melihat perkembangan anggaran dari tahun ke tahun dengan menggunakan 3 ukuran yaitu absolut, relatif dan rasio. CBS Horizontal secara absolut adalah selisih antara tahun terakhir penelitian dan tahun awal penelitian dilakukan, CBS Horizontal relatif adalah persentase perbandingan antara absolut dengan awal tahun penelitian, sedangkan CBS Horizontal secara rasio adalah perbandingan antara tahun terakhir penelitian dengan tahun awal penelitian dilakukan. Sementara untuk CBS Vertikal digunakan untuk mengukur posisi masing-masing pos yakni komponen/struktur dari penerimaan dan pengeluaran dalam APBD dengan tujuan untuk melihat proporsi atau persentasenya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode penelitian tahun 2001- 2003, pengeluaran mengalami pertumbuhan positif sebesar 61,20%. Secara vertikal, alokasi anggaran pengeluaran didominasi oleh pengeluaran rutin dengan proporsi sebesar 79,30%. Realisasi anggaran pengeluaran pembangunan secara sektoral menunjukkan bahwa sektor transportasi memberikan kontribusi terbesar selama tahun 2001-2003 yaitu sebesar 35,24%. Sedangkan pada tahun 2004 bidang pekerjaan umum memberikan kontribusi terbesar yaitu 34,25%. Secara sektoral hanya ada 7 prioritas atau rangking yang menunjukkan kesesuaian antara Renstrada dan APBD yaitu sektor transportasi, aparatur pemerintahan dan pengawasan, pendidikan, pertanian dan kehutanan, iptek, industri, keamanan dan ketertiban umum serta kependudukan dan KB. Ketidaksesuaian beberapa prioritas pembangunan yang tercermin dalam APBD disebabkan aspek penyusunan anggaran, sumber daya manusia dan komunikasi antarlembaga.

This study was aimed to calculated the budget allocation of Maluku Tengah Regency for public sevice and officers/operators service, and to see the growth level of routine expenditure and developmental expenditure of Maluku Tengah Regency ini the bud geting years period of 2001 to budgeting year of 2004 (the research year). The data used in this study was secondary data collecting from financial Departement of District Secretariat of Maluku Tengah and Regional Development Planning Board (Bappeda), While the method used in this study was descriptive analysis using the analysis method, whose formula was a comparison model of Comparative Budget Statement (CBS). Horizontal CBS was a comparasion to see the develompment of budget from the year-to- year using three measurements, absolute, relative, and ratio. The absolute horizontal CBS was gap between last research year and early research carried out, relatives horizontal CBS was percentage of the comparasion between the last year of the research and the early year of the carried out research. Meanwhile, for vertical CBS, it was used to measure each position of post, i.e., the component/structure from the income and the expenditure in the APBD aiming to see its proportion or percentage. T he findings of this research indicated that during the research period, expenditure budget showed a positive growth as 61,20%. Vertically, expenditure budget allocation was dominated by development expenditure budget as 79,30%. Development expenditure budget realization sectorally showed that transportation sector has the top contribution in the year 2001-2003 as 35.24%. While in the year 2004 public of area has the contribution 34.25%. Sectorally, there is seven priority or rank showing the accordance between Renstrada and APBD, that is transportation sector, government official and monitoring, education, agriculture and forestry, iptek, industrial, orderliness and security. This was caused by the disadvantage of APBD planning aspect, human resource aspect, and the lack of inter-departmental communication.

Kata Kunci : Alokasi Anggaran Belanja,Anggaran Belanja,Kabupaten Maluku Tengah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.