Dampak bantuan dana hibah prestasi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat miskin pada program pengembangan partisipasi lahan kering terpadu di Kabupaten SUmbawa, 2001-2002
FAUZI, Husnul, Dr. Samsubar Saleh, M.Soc.Sc
2005 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanKabupaten Sumbawa merupakan salah sam Kabupaten sasaran dan 3 Kabupaten sePu1au Sumbawa sebagai sasaran program pengembangan partisipasi lahan kering terpadu Provinsi Nusa Tenggara Barat atau Parlicialory Integrated Development in Rainfeed Areas (PIDRA). Program PIDRA Provinsi Nusa Tenggara Barat dilaksanakan atas dasar Loan Aggrement No.539-ID antara Pemerintah Indonesia dengan International Fundfor Agricultural Development (IFAD) yang ditandatangani tanggal 21 Januari 2000. Periode tahun 2001-2003 Program PIDRA Kabupaten Sumbawa sudah terbentuk kelompok sasaran sejumlah 128 unit. Dalam 3 tahun pelaksanaan program PIDRA Kabupaten Sumbawa penanganan potensi lahan kering belum optimal, masth rendahnya tingkat pendidikan dan keterampilan serta kemampuan masyarakat dan peran ganda wanita dalam rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemanfaatan dana hibah prestasi serta dampaknya sebelum dan setelah pemberian dana hibah prestasi. Metode yang digunakan adalah analisis tabulasi silang untuk mengetahui proporsi pendapatan masyarakat miskin lahan kering Kabupaten sumbawa tahun 2001-2002 setelah diberikannya dana hibah prestasi; analisis efektivitas menggunakan pendekatan PIC ratio untuk mengetahui kelayakan usaha pokok dan usaba sampingan masyarakat miskin lahan kering PIDRA serta dilakukan pengujian dengan analisa statistika uji-z test pada tarafnyata 5%, dengan hipotesis bahwa pendapatan rata-rata masyarakat miskin lahan kering PIDRA Kabupaten Sumbawa setelah pemberian dana hibah prestasi lebih tinggi dan sebelum pemberian dana bibah prestasi. Hasil penelitian menunjukkan alokasi pemanfaatan dana hibah prestasi adalah tahun 2001: usaha pertanian 55%, usaha lairinya 20%, usaha teniak unggas 15% dan proporsi penggunaan lain non produktif sebesar 10% (pendidikan, konsumtif dan kesehatan); sedangkan tahun 2002: usaha pertanian 61%, usaba mdustri rumah tangga 16%, usaba ternak unggas 1 1% dan pemanfaatan untuk non produktif (pendidikan, kesehatan) sebesar 6%. RJC ratiousaha pokok lebth besar dan 1 , begitu pula pada usaha sampingan nilai RJC ratio lebih besar dan 1 artinya bahwa usaba pokok dan usaha sampingan masyarakat miskin lahan kering terpadu Kabupaten Sumbawa dalam pembiayaan untuk memperoleh penerimaan adalah sangat efisien dan usaha pokok dan sampingan tersebut layak untuk dikembangkan. Proporsi pendapatan masyarakat menujukkan bahwa Desa Sampe paling tmggi (91,40%), disusul Desa Kerekeh (83,95%), Desa Pelat (73,35%) dan Desa Leseng (41,91 %) yang paling rendah memberikan proporsi terhadap sumber pendapatan pokok, sedangkan sumber pendapatan dan sampingan Desa Leseng tertinggi (58%), disusul Desa Pelat (27,63%), Desa Kerekeh (16,05%) dan Desa Sampe membenkan proporsi pendapatan terendah. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa hipotesis ditenma (pendapatan setelah diberikannya dana hibah prestasi lebih tinggi dibanding sebelum pemberian dana hibah prestasi) artinya terdapat perbedaan yang sangat signifikan pada taraf nyata 5%.
Sumbawa Regency one of target from three Regency of Sumbawa Island as target program the development Participatoty Integrated Development in Rainfeed Areas (PIDRA). PIDRA’s program of West Nusa Tenggara Province was conducted on the basis ofLoan Aggrement No.539-ID Indonesia Government with International Fund for Agricultural Development (IFAD) signed on Januaiy 21 2000. 2001-2003 of PIDRA’s program period in Sumbawa Regency have been unionized 28 units. In the 3 year the PIDRA’s program in Sumbawa handling potency of thy farming not optimal yet. The caused of lower education and skill, and also double role society ofwoman in domestic. The research aimed to know the effectiveness of exploiting fund grand achievement and impact before and after gift of ftmd grand achievement. The research was arranged in tabulation method analysis transverse to know the impecunious society earnings proportion of city farming in Sumbawa Regency on 2001-2002 after giving fund of grand achievement; the effectiveness analyse use the approach RJC ratio to know the elegibiity is effort fùndamental and impecunious society peripheral of diy famiing PJDRA and conducted with analysis z test in real level 5%. The hypothesis impecunious society mean earnings ofdry farming in PIDRA at Sumbawa Regency after gift ofhigher fund grand achievement, before gift of fùnd grand achievement. The result of this research indicate the proportion exploiting of fund grand achievement in 2001 : agriculture business 55%, and other business 20%, poultry livestock 15% and etc; dissimilar proportion use to non productive equal to 10% (education, consumptive and health); on 2002 year while, agriculture business 61%, home industry business 16%, poultry livestock 1 1% and the non productive exploiting (education, health) equal to 6%. The effectiveness value show acceptance source from fundamental business assign value R/C ratio to bigger than point one, and peripheral assess business R/C ratio to bigger than one, means the fundamental business and impecunious society peripheral business of diy farming in wrought at Sumbawa Regency in obtain defrayal; the acceptance to get is very efficient, fundamental and peripheral business competent to be developed, proportion of earnings society shows that highest Sampe country (91.40%), next is Kerekeh by (83.95%), Pelat country (73.35%) and Leseng country (41.91%) the lowest contribution to fundamental earnings source, while the highest earnings source from peripheral Leseng countiy (58%), next is Pelat country (27.63%),: Kerekeh countly (16.05%) and Sampe country the lowest give contribution earning. The result of this analysis statistical indicate that the accepted hypothesis (earnings after giving of higher fund grand achievement compared to before gift of fund grand achievement) it means at real level 5% significant there are very difference.
Kata Kunci : Dana Hibah Prestasi,Efektivitas Dana Hibah Prestasi, Macthing Grand, effectivity and income