Laporkan Masalah

Efisiensi penggunaan faktor produksi dalam usahatani padi di Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan :: Studi kasus musim tanam Januari 2006

JONIARSA, I Wayan, Soeratno, Ph.D

2006 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis intensitas dan efisiensi penggunaan input kuantitas bibit (benih), pupuk, pestisida dan tenaga kerja terhadap produksi usahatani padi sawah per hektar melalui program intensifikasi. Lokasi penelitian di Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan dengan 62 responden yang diambil secara kuota random sampling berdasarkan ciri responden yang menanam padi pada satu kali musim tanam pada tahun 2006, yang dilakukan dengan metode survei wawancara dengan alat bantu kuesioner. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda melalui pendekatan model fungsi produksi Cobb-Douglas dengan metode OLS (Ordinary Least Square) dengan variabel dependent adalah produksi padi. Variabel independen yang digunakan adalah pupuk urea (Urea), pupuk SP36 (SP36), pupuk KCL (KCL), jumlah benih (Bibit), jumlah pestisida (Pestsd) dan jumlah tenaga kerja (Naker) Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap produksi padi adalah pupuk SP36 (SP36), pupuk KCL (KCL), jumlah benih (Bibit) dan jumlah tenaga kerja (Naker) sedangkan penggunaan faktor produksi pupuk urea (Urea) dan jumlah pestisida (Pestsd) tidak berpengaruh. Penggunaan faktor produksi pupuk SP36 (SP36), pupuk KCL (KCL), dan jumlah benih (Bibit) pada usahatani padi belum efisien sedangkan faktor produksi jumlah tenaga kerja (Naker) tidak efisen.

This research aim to analyse the intensity and usage efficiency input quantity of seed, the fertilizer, pesticide and workforce on rice field agrobusiness per hectare by mean of the intensification program. Research location in District of Kerambitan, Tabanan Regency by 62 responden taken in quota random sampling of pursuant based on rice farming activities for one season plant in the year 2006, with the method survey interview by means of assist the kuesioner. Analysis used is double linear regression pass the approach model the function produce the Cobb-Douglas and the method OLS (Ordinary Least Square) with the variable dependent is rice production. Independent variable use is fertilizer Urea (Urea), fertilizer SP36 (SP36), fertilizer KCL (KCL), while seed (Bibit), pesticide (Pestsd) and workforce (Naker). Result of research show that factors having an effect on reality to rice production, is fertilizer SP36 (SP36), fertilizer KCL (KCL), sum up seed (Bibit) and workforce (Naker), while fertilizer urea (Urea) and pesticide (Pstsd) don’t having an effect on SP36, KCL and sum up seed for rice aren’t efficient yet, while factors of production workforce is not efficient.

Kata Kunci : Usahatani Padi,Faktor Produksi,Intensifikasi Usahatani Padi,Faktor Produksi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.