Laporkan Masalah

Pengeluaran untuk listrik dari PLTU Mulut Tambang Lati oleh rumah tangga di Kecamatan Gunung Tabur Kabupaten Berau

BUSTAN, Dr. Soeratno, M.Ec

2006 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Listrik merupakan salah satu komoditi strategis dalam perekonomian Indonesia karena selain digunakan secara luas oleh masyarakat terutama untuk penerangan, listrik juga merupakan salah satu sumber energi utama sektor industri. Pada saat ini kebutuhan masyarakat terhadap energi listrik sama pentingnya dengan kebutuhan terhadap sembako. Masuknya listrik desa, telah mengangkat tarap hidup masyarakat desa kepada taraf yang lebih baik. Bagi mereka listrik yang awalnya hanya untuk penerangan dan hiburan saja, kegunaannya telah meluas, kepada kebutuhan-kebutuhan lain, yang dapat mendorong peningkatan berbagai usaha. Tujuan penelitian untuk mengukur pengaruh total pendapatan, kepemilikan kulkas, daya listrik terhadap total pembayaran listrik rumah tangga, perbedaan pengeluaran listrik rumah tangga yang mempunyai peralatan industri dan yang tidak mempunyai peralatan industri rumah tangga, serta untuk mengetahui keseragaman pengeluaran listrik rumah tangga yang digunakan untuk peralatan industri dan konsumsi penerangan oleh rumah tangga di Kecamatan Gunung Tabur Kabupaten Berau. Data yang dipergunakan data primer diperoleh dari studi lapangan, yaitu dengan mendatangi dan mendata rumah tangga atau konsumen pelanggan listrik di lokasi penelitian dengan menggunakan kuesioner. Data sekunder diperoleh dari berbagai literatur studi pustaka dan data pendukung lain melalui lembaga-lembaga pemerintah terkait. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi sederhana (metode OLS), uji beda rata-rata, dan herfindahl index. Hasil dari analisis regresi sederhana diperoleh bahwa pendapatan rumah tangga tidak signifikan terhadap total pembayaran listrik, kepemilikan kulkas, dan daya signifikan terhadap total pembayaran listrik rumah tangga. Berdasarkan hasil uji beda rata-rata diperoleh nilai t-hitung sebesar -3,006 dan t-tabel sebesar 2,000. Dengan membandingkan nilai t-hitung dengan t-tabel diperoleh bahwa t-hitung lebih kecil dari t tabel (-3,006 < 2,000). Dengan demikian Ho ditolak, atau dengan kata lain ada perbedaan bagi rumah tangga yang mempunyai dengan tidak mempunyai peralatan industri. Perhitungan Herfindahl Index dari keseluruhan sampel menunjukkan sebesar 0.01974 berarti pembayaran pemanfaatan untuk listrik sangat homogen. Dari hasil perhitungan keseluruhan kampung tersebut mengindikasikan ada keseragaman dalam pembayaran listrik pada rumah tangga dimana angka mendekati 0 (nol).

Electricity is one of the strategical commodities of economics of Indonesia because it is widely used by people, particularly for lighting. Electricity is also one of main source energy of industrial sector. In recent years, the need of electricity is as important as the need of basic needs. Since electricity has mostly reached areas of villages in Indonesia, the degree of villages welfare becomes higher. At the first, electricity is need by term only for lighting and entertainment. But as time goes on, the use of it has spread all over other needs which lead to the development of varied business. This research aims to measure of the influence of total revenue, refrigerator possession, and electricity power to total electrical cost of household, the different between total electrical cost of household which have industry equipment andhaven’t home industry equipment, and to know there is homogenous total electrical cost of household which used for equipment and consumption for lighting by household in the district of Gunung Tabur, Berau Residency. The primary data of this research taken from a field study, the researcher comes to families and collect the data by questionnaire. While the secondary data are collected from literature and supporting data obtained from related institutions. The analysis of this research uses sample regression analysis (OLS Method), compare means analysis, and herfindahl index. The result of simple regression analysis show that the total family revenue is not significant to the total family electricity cost. The result of compare means analysis display that the value of t- statistic = -3.006 and the value of t-table = 2.000. By comparing the value of t-statistics and t-table, it says that t-statistics is smaller than t-table (-3.006 < 2.000). It is therefore, Ho is rejected or in other words, there is a different between families possessing industrial equipment and those who do not posses the equipment. The herfindahl index analysis, on the other hand, shows that the index of sample is 0.01974 which means that the cost of electricity use is very homogenous. From the analysis of the index of all villages involved in this research, it is indicated that the cost of family electricity use is homogenous with the score almost zero (0)

Kata Kunci : Biaya Penggunaan Listrik


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.