Kemampuan keuangan Kabupaten Lombok Timur dalam melaksanakan pembayaran angsuran pinjaman daerah tahun 2005
YUNIARTI, Baiq Nelly, Sri Handaru Yuliati, MBA
2006 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan keuangan Kabupaten Lombok Timur dalam melaksanakan pinjaman daerah dan batas maksimum pinjaman yang dapat diperoleh, sehingga dapat diketahui kemampuan keuangannya untuk membayar angsuran pinjaman tersebut. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Lombok Timur, Badan Pusat Statistik Lombok Timur, Dinas Pendapatan Daerah Lombok Timur dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Lombok Timur yang berupa data kondisi Lombok Timur dan Laporan Keuangannya yang terdiri dari Laporan Perhitungan APBD tahun 2001-2004, peraturan perundangundangan dan referensi yang terkait dengan penelitian ini. Data sekunder ini kemudian diolah dengan pendekatan kuantitatif yang mempergunakan rumus matematis, statistik berupa kontribusi, proyeksi, pertumbuhan dan rumus yang dipakai dalam peraturan pemerintah, sedangkan data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan pejabat dari instansi terkait yang dipergunakan untuk mempertajam analisis kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah pinjaman yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah Lombok Timur pada tahun 2005 sebesar Rp55 Milyar, sedangkan dari perhitungan yang telah dilakukan menurut Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2005, atas dasar kondisi keuangan Lombok Timur, bahwa batas maksimum pinjaman Lombok Timur untuk tahun 2005 sebesar Rp64,1 Milyar. Berdasarkan nilai minimal DSCR 2,5 maka Lombok Timur memiliki kemampuan untuk membayar angsuran pinjaman daerahnya sampai dengan Rp26,11 Milyar jika tingkat bunga pinjaman sebesar 20% dan dengan jangka waktu pinjaman 3 tahun, atau Rp18,39 Milyar jika jangka waktu pinjaman sampai dengan 5 tahun dan tingkat bunga pinjaman yang sama. Karena itu, penting bagi Pemerintah Daerah Lombok Timur untuk lebih hati-hati dalam melaksanakan kebijakan pinjaman daerah, sehingga daerah dapat terhindar dari kondisi debt trap.
This research aims analyzing the monetary ability of East Lombok Regency in executing District Loan and Maximum Limit of obtainable loan, so that its monetary ability to pay the loan instalment is known. This research uses secondary data obtained from Treasury of East Lombok Distric Secretary, East Lombok Central service for statistics, East Lombok district Revenue Office and East Lombok District beaureau of development planning which inform the general condition of East Lombok, the calculation Report of APBD year 2001-2004, law regulation and reference related to this research. These Secondary data are processed with quantitative approach which utilizes statistical and mathematical formula in the form of contribution, projection, growth and also the formula conducted in governmental regulation, while primary data are obtained by interviewing some officers from related institution for sharp qualitative analysis. The result of this research is loan which has been conducted by Local Government of East Lombok in the year 2005 as much as 55 Billion, while the calculation according to Governmental Regulation Number 54 Year 2005, on the basis of the condition of East Lombok says that the loan for the year 2005 was as much as 64.1 Billion. Based on minimum value of DSCR 2.5 East Lombok has the ability to pay its loan instalment up to Rp26.11 Billion, if the loan interest rate is up to 20% and within 3 year loan, or Rp18.39 Billion, if loan duration is up to 5 years with the same loan interest rate. In therefore it is important the Local Government of East Lombok to be more careful in executing district loan policy, so that it is well protected from the condition of debt trap.
Kata Kunci : Angsuran Pinjaman Daerah,Kemampuan Membayar,Loan, Maximum Limit, Instalment