Evaluasi kelayakan finansial komersial pengoperasian pesawat Cassa-212 Proyek Angkutan Udara Perintis dari Meulaboh ke Banda Aceh Nanggroe Aceh darussalam
SYAFRIANTI, Chalis, Dra. Sri Handaru Yuliati, MBA
2005 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini berjudul “Evaluasi Kelayakan Finansial Komersial Pengoperasian Pesawat Cassa-212 Proyek Angkutan Udara Perintis Dari Meulaboh Ke Banda Aceh Nanggroe Aceh Darussalamâ€, dan mempunyai tujuan adalah untuk mengetahui tingkat kelayakan proyek penyelenggaraan angkutan udara perintis di Bandar Udara Cut Nyak Dien – Meulaboh, untuk mengetahui tingkat sensitivitas penyelenggaraan proyek terhadap adanya perubahan parameter yang digunakan. Metode yang digunakan untuk mengetahui tingkat kelayakan proyek adalah Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) dan Benefit Cost ratio (B/C Ratio) dan Tingkat pengembalian modal (Payback Period). Proyek dikatakan layak jika memiliki nilai NPV > 0, IRR > tingkat suku bunga berlaku, B/C > 1 dan nilai Payback Period < 15 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek penyelenggaraan angkutan udara perintis di Bandar Udara Cut Nyak Dien – Meulaboh memiliki Net Present Value (NPV) sebesar Rp28.275.393 > 0, Internal Rate of Return (IRR) sebesar 13,04% > 13%, B/C ratio sebesar 1,003 > 1 dan Payback Period sebesar 14,6 tahun < 15 tahun. Dengan demikian disimpulkan bahwa proyek tersebut layak untuk diusahakan. Analisis sensitivitas dilakukan dengan menaikkan biaya variabel dan biaya tetap sebesar 10%, menaikkan penumpang dan tarif 10%. Hasil analisis menunjukkan bahwa proyek mengalami penurunan kelayakan terbesar dengan adanya peningkatan biaya tetap yaitu memiliki NPV, IRR, B/C ratio dan Payback Period sebesar Rp-511.927.665, 12,20%, 0,950 dan > 15 tahun.
The research entitled “The Financial Comersial Feasibility Evaluation of Pioneer Air The Operation Armada Cassa-212 in Perintis Air Transport by Traffic Lane Meulaboh-Banda Aceh Nanggroe Aceh Darussalamâ€, and the aims of this research are to know the feasibility of development pioneer air armada project in Cut Nyak Dien Airport – Meulaboh, to know sensitivity rate of the project development for the paramaters change. The method that used to know the feasibility the project are net present value (NPV), Internal rate of return (IRR), benefit cost ratio (B/C ratio) and payback period (PP). the project is feasibility when NPV > 0, IRR > recently interest rate and PP less than economic old of the project (15 years). The result show that the project have NPV as Rp28.275.393 > 0, IRR as 13,04% > 13%, B/C ratio as 1,003 > 1 and payback period is 14,6th year < 15th. Finally the project is feasible to be developed. Sensitivity analysis have beed done by increasing the fixed and variabel cost by 10%, increasing the pasanger and fee by 10%. The result show that the project have bigest decreasing of feasibility when the increasing of fixed cost by the NPV, IRR, B/C ratio and PP are Rp-511.927.665, 12,20%, 0,950 and > 15th year.
Kata Kunci : Kelayakan Finansial,Proyek Angkutan Udara Perintis,npv, irr, benefit cost ratio and sensitivity