Pengukuran kinerja dengan pendekatan Balanced Scorecard :: Studi kasus pada perwakilan II BPK di Palembang
PENDAWATI, Susi, Sri Handaru Yuliati, MBA
2006 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanBalanced Scorecard merupakan suatu sistem pengukuran kinerja yang komprehensif, seimbang, koheren, dan terukur yang mencakup empat perspektif, yaitu: perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, dan pembelajaran dan pertumbuhan. Balanced Scorecard digunakan untuk mengatasi kelemahankelemahan pengukuran kinerja tradisional yang sudah tidak memadai untuk menilai kinerja manajemen. Penelitian ini merupakan studi kasus pada Perwakilan II BPK di Palembang (Perwakilan II). Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah organisasi telah mengelola kinerja manajemen secara komprehensif, koheren, seimbang, dan terukur, sehingga pengelolaan kinerja manajemen sesuai dengan visi, misi, tujuan, dan sasaran strategik organisasi, serta dapat menghasilkan kinerja pelanggan berupa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan daerah yang lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun pengukuran kinerja manajemen Perwakilan II dengan menggunakan pendekatan Balanced Scorecard dan mengukur kinerja berdasarkan pada alat ukur kinerja yang telah disusun pada tujuan pertama. Penelitian ini diarahkan untuk menilai indikator-indikator kinerja yang digunakan dalam mengukur keberhasilan Perwakilan II berdasarkan kerangka Balanced Scorecard. Penelitian ini tidak mengembangkan suatu sistem pengukuran kinerja baru, namun merupakan langkah awal untuk menilai sistem pengukuran kinerja yang diterapkan saat ini. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif, dengan cara: 1) menganalisis indikator-indikator kinerja yang digunakan oleh Perwakilan II, 2) menyesuaikan indikator-indikator kinerja yang digunakan ke dalam empat perspektif dalam Balanced Scorecard, 3) menganalisis hubungan antara visi, misi, tujuan, sasaran strategik, dan ukuran kinerja, 4) menganalisis hubungan sebab akibat antara ukuran kinerja. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara visi, misi, tujuan, strategi, dan sasaran-sasaran strategik. Keterhubungan tersebut menjanjikan kemampuan respon dengan cepat setiap perubahan lingkungan. Sasaran strategik Perwakilan II telah menunjukkan sasaran strategik yang komprehensif dan seimbang, dengan memperhatikan aspek keuangan dan non keuangan, serta aspek internal dan eksternal. Walaupun sudah terdapat hubungan sebab akibat di antara sasaran strategik, namun belum semua sasaran strategik Perwakilan II tersebut mempunyai ukuran kinerjanya. Ukuran kinerja yang digunakan untuk menilai kinerja Perwakilan II sudah komprehensif, namun belum menunjukkan adanya hubungan sebab akibat di antara ukuran kinerja tersebut yang dapat menghasilkan kinerja pelanggan berupa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan daerah yang lebih baik.
The Balanced Scorecard is a performance measurement system that has characteristics comprehensive, balance, coherent, and measurable, and consist of four perspectives: financial, customer, internal business process, learning and growth. It is used to surmount some limitations of traditional measurement systems that insufficient to evaluate management performances. This research is a case study in Perwakilan II BPK di Palembang (Perwakilan II). The main problem in this research is whether the organization has been managed performances comprehensively, balanced, coherent, and measurably so that performance management matches with organization’s vision, mission, and strategic objective, and organization can achieve sustainable outstanding customer performance which consist of regional financial management and responsibility. The goal of this research is to arrange performance measurement of Perwakilan II by Balanced Scorecard approach and to assess it. It is assess performance indicators with Balanced Scorecard framework. It is not develop a new performance measurement systems. Analyzes of data is performed by qualitative description involve four general steps: 1) analyzing of existent performance indicators, 2) matching existent performance indicators in four perspectives of Balanced Scorecard, 3) analyzing of relationship among vision, mission, goals, strategic objective, and performance indicators, 4) analyzing of cause-effect relationship among performance measures. The result of research be conclude that there were relationships among vision, mission, strategy, and strategic objectives. The relationship promised an ability of fast respon to environment changes. Perwakilan II’s strategic objectives have indicated a comprehensive and balanced strategic objective in financial and nonfinancial aspect, internal and external aspect. Although there was cause and effect relationship among strategic objectives, but any strategic objectives have not performance measures. Performance measures that is used to assess Perwakilan II’s performance have not yet indicated balancing and cause-effect relationship to achieve outstanding customer performance which consist of regional financial management and responsibility.
Kata Kunci : Pengukuran Kinerja,Balanced Scorecard,Balanced Scorecard, Balanced Scorecard, comprehensive, balanced, coherent, measurement