Laporkan Masalah

Evaluasi kinerja anggaran belanja BAPPEDA Propinsi Nusa tenggara Barat tahun 2000-2003

HARYADI, Sri Handaru Yuliati, MBA

2006 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Bappeda adalah salah satu unit kerja di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang mempunyai tanggung jawab di dalam koordinasi perencanaan dan proses penganggaran, yang diperlukan untuk pengembangan APBD. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengevaluasi Kinerja Anggaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2000- 2003, yang meliputi evaluasi alokasi komponen belanja, dan mengukur tingkat efisiensi belanja pembangunan. Studi menggunakan data sekunder berupa arsip-arsip dari dokumen yang berhubungan dengan kasus yang diteliti. Analisa yang digunakan dalam studi pengukuran efisiensi berpedoman pada Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 690.900.327 Tahun 1996 tentang Pedoman Penilaian dan Kinerja Keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, secara kuantitatif pada tahun 2000-2003 efisiensi kas belanja pembangunan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat rata-rata sebesar 91,89% yang berarti bahwa pada keseluruhan anggaran selama periode 4 (empat) tahun rata-rata sebesar 80,03% yang berarti cukup efisien. Realisasi anggaran pembangunan adalah 82,94% sedangkan realisasi dari anggaran rutin hanya 17,06%. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa proporsi realisasi belanja pembangunan sebesar 82.94% lebih besar dibandingkan dengan realisasi belanja rutin sebesar 17.06%. Proporsi menunjukkan bahwa Instansi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat sudah cukup optimal didalam mewujudkan pelayanan kepada masyarakat karena penggunaan dana lebih banyak untuk pembiayaan pembangunan..

Bappeda is one of the working unit belongs to the West Nusa Tenggara Province responsible in coordinating planning and budgeting process, needed to development APBD. The objectives of this research are to measures and evaluate the budget working system of West Nusa Tenggara Province Development Planning Board in 2000-2003 covering evaluation on budget component allocation and to measures the efficiency level of development budget. The study used secondary data collected from the documents relating to the case researched. The analysis used in the study is the efficiency guide is istipuhated by the Minister of Home Affairs decision No. 690.900.327/1996 about the guide on Evaluation and Financial System. The research result shows that quantitatively from 2000-2003, the budget efficiency of the Regional Development Planning Board of West Nusa Tenggara Province is 91,89% which mean that on the whole budget during the 4 year period only 80,03% and is concidented fairly efficient. The realization of Development it budget is 82,94% while the realization of routine budget only 17,06%. The descriptive analysis result shows that the proportion of development budget realization is about 82,94%. It is bigger than routine budget realization i.e 17,06%. The proportion shows that the Board of Regional Development Planning of West Nusa Tenggara Province is fairly optimal in realizing the public service since the since the development financiering is caused by the bigger fund usage.

Kata Kunci : Kinerja Anggaran Belanja Bappeda,Propinsi Nusa Tenggara Barat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.