Kemampuan Kabupaten Lombok Barat dalam melakukan pinjaman daerah
AMIRUDDIN, Dra. Sri Handaru Yuliati, MBA
2006 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menghitung kemampuan keuangan daerah Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam melalukan pinjaman daerah. Kemampuan keuangan dimaksud ditandai dengan kemampuan untuk membayar kewajibannya (angsuran pokok + bunga) pinjaman selama jangka waktu 3 tahun dari tahun 2006-2008 dengan berbagai tingkat suku bunga per tahun yaitu; 10%, 12%, 14% dan menghitung seberapa besar kemampuan pengembalian pinjaman (DSCR) serta batas maksimum pinjaman dikaitkan dengan besarnya proyeksi sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) sesuai Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keauangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2005 tentang Pinjaman Daerah yang disyaratkan dengan perhitungan DSCR dan BMP. Alat analisis yang digunakan untuk menghitung kemampuan keuangan daerah dalam melakukan pinjaman dipergunakan Debt Coverage Service Ratio (DSCR), PVAn (Nilai Sekarang Anuitas Masa Depan) dan Batas Maksimal Pinjaman (BMP) serta perhitungan estimasi trend penerimaan umum daerah dan belanja wajib dengan model Least Square Method. Untuk mendukung penelitian ini digunakan data sekunder runtut waktu (time series), yaitu data realisasi penerimaan APBD Kabupaten Lombok Barat dari tahun 2000-2004 terdiri-dari; PAD, BHP/BHPB, Sumbangan/bantuan pemerintah pusat dan data belanja wajib (BW) yaitu belanja rutin dan belanja pembangunan yang diprioritaskan. Kesimpulan dari hasil analisis yang telah dilakukan dengan perhitungan proyeksi dengan mengacu pada perhitungan sisa kas daerah dan batas maksimum pinjaman daerah bahwa, Kabupaten Lombok Barat mempunyai kemampuan melakukan pinjaman daerah untuk membiayai proyek pembangunan Pasar Narmada, Pasar Tanjung, Terminal Tanjung dan Pasar Hewan Tanjung. Hasil perhitungan DSCR dengan asumsi-asumsi tertentu menunjukan angka rata-rata di atas 2,5. Hal ini berarti Kabupaten Lombok Barat pada tahun anggaran 2006-2008 dapat menggunakan pinjaman daerah sebesar Rp41 miliar dengan jangka waktu pinjaman miniman 2 tahun dengan tingkat suku bunga tidak melebihi 18%.
The objective of the research is to account capability of financial West Lombok Regency in the manner of regional debt. The capability of financial in this manner is ability to pay the debt (main installment + interest) in 3 year period from 2006-2008 by several per year of interest; 10%, 12%, 14% and to account how much debt coverage service ratio (DSCR) and the maximum debt limit was related by the account of projected budgeting remnant (SiLPA) as Government Law No.33 year 2004, about State-Regional Financial Balancing and Government Act No.54 year 2005, about Regional Debt with requisite by DSCR and BMP. The Debt Coverage Service Ratio (DSCR), Future Annuity Present (PVAn) and Maximum Debt Limit (BMP) and Least Square Method for estimated of the trend of common regional revenue and main expenditure are used as analysis tools to determine regional financial capability in debt. Secondary time series data is used in this study, that include acceptance in Regional Budgeting and Expenditure (APBD) data of West Lombok Regency from 2000-2004 in form PAD, BHP/BHPB, State Government Aid and main expenditure (BW) data that is routine expenditure and development expenditure priority. The conclusion from projection analysis result based on regional cash remnant and regional maximum debt limit is Regional Government of West Lombok has capability in doing borrow activity to fund the project of Narmada Market, Tanjung Market, Tanjung Terminal and Tanjung Pet Market. The DSTC result that accounted based on certain assumption showed mean value greater than 2,5. This value is meant that Regional Government of West Lombok in Fiscal Year 2006-2008 could make regional debt as much Rp41 billion by 2 year of minimum debt limit with interest not exceed 18%.
Kata Kunci : Keuangan Daerah,Pinjaman Daerah,Kemampuan Membayar Pinjaman, Regional Finance, Regional Loan Ability to Repay Loan