Laporkan Masalah

Kinerja Organisasi Dinas Sosial Kabupaten Pidie

JUHARI, Rachmat, Dr. Agus Pramusinto, MDA

2006 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat memerlukan penanganan yang cepat dan terpadu, sementara itu Dinas Sosial Kabupaten Pidie yang merupakan organisasi publik dibidang pelayanan kesejahteraan sosial kurang dapat memperlihatkan kinerja sebagaimana yang diharapkan. Berdasarkan latar belakang tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisisi bagaimana kinerja Dinas Sosial Kabupaten Pidie dan mengindentifikasi faktor-faktor apa yang mempengaruhi kinerja organisasi tersebut, untuk itu jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan mengunakan metode kualitatif dengan memfokuskan pada kinerja organisasi dilihat dari sudut produktivitas, responsivitas dan akuntabilitas, sementara itu dianalisis juga faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja organisasi yaitu sumber daya manusia, struktur organisasi dan koordinasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui wawancara, dokumentasi dan observasi terhadap sumber data sekunder dan primer. Setelah diadakan penelitian dan analisa data yang penulis lakukan maka ditemukan penyebab belum optimalnya kinerja organisasi Dinas Sosial Kabupaten Pidie yaitu dari segi produktivitas melalui kemampuan melaksanakan program dan kegiatan serta realisisasi pelaksanaan program belum mencapai hasil yang diharapkan, dari segi responsivitas diukur dari kemampuan dalam menampung aspirasi, mensosialisasikan program dan kegiatan serta tindakan dalam menangani keluhan masih kurang peka dan kurang tanggap, sedangkan bila dilihat dari akuntabilitas masih dijumpai aparat dinas yang melakukan pelayanan tidak sesuai dengan nilai dan norma mayarakat Disamping itu juga terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja organisasi, yaitu dilihat dari sumber daya manusia, Dinas Sosial masih kekurangan tenaga yang mempunyai latar belakang pendidikan kesejahteraan sosial dan kurangnya pegawai mengikuti pelatihan di bidang pelayanan Kesejahteraan sosial. Struktur organisasi, yang diukur dari pembagian tugas belum dapat dipahami, dari segi penempatan pegawai, struktur belum ditata sehingga belum memanfaatkan pegawai sesuai dengan spesialisasinya serta pendelegasian wewenang yang diberikan belum jelas, sedangkan dari sudut kordinasi yang diukur melalui intensitas pertemuan dan koordinasi antar sub din juga belum berjalan baik. Dengan demikian, saran-saran yang direkomendasikan adalah : 1). Kegiatan yang dilakukan untuk masa-masa yang akan datang harus lebih memperhatikan situasi dan kondisi yang ada pada masyarakat saat ini dan mencoba untuk mengembangkan program dan kegiatan yang inovatif. ; 2) Dalam merespon dan menindak lanjuti berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat hendaknya musbang yang selama ini telah dilaksanakan banyak melibatkan masyarakat dan menyediakan sarana berupa kotak saran untuk menampung saran dan pengaduan dari masyarakat.; 3) Menerapkan kebijakan pelayanan yang sesuai dengan norma dan nilai yang ada dimasyarakat.; 4) diperlukan pelatihan yang bersifat khusus dalam hal penanganan masalah kesejahteraan sosial seperti : pelatihan pelayanan Kesejahteraan sosial, Pelatihan Dasar Pekerja Sosial, Pelatihan Pekerja Sosial Fungsional dan pelatihan-pelatihan lain yang dapat meningkatkan kemampuan pegawai dalam melaksanbakan tugas.; 5) Dalam struktur organisasi, pembagian tugas harus lebih jelas dan terarah serta dapat menempatkan pegawai sesuai dengan spesialisasinya sehingga dapat membawa organisasi kearah yang lebih baik, begitu juga dalam pendelegasian wewenang harus dapat diikuti oleh adanya kepercayaan untuk memutuskan sesuatu yang bersifat penting dan menyangkut kepentingan masyarakat.; 5) Diperlukan hubungan kerja yang baik antara pimpinan dengan bawahan, sehingga dapat menunjang kelancaran pelaksanaan program dan kegiatan yang ada.

Social problems in a community need fast and integrated action, while the Social Office of Pidie Regency - a public organization operating in social welfare service - indicates under-expectation performance. Based on the background, this research aimed to identify and analysis performance of the Social Office of Pidie regency and identify factors that influence the performance. It is a descriptive study using qualitative method by focusing on organization performance from productivity, responsiveness and accountability aspects. Factors that influence organization performance (human resource, organizational structure and coordination) are also analyzed. Data is collected through interview, documentation and observation of source of secondary and primary data. The research found following results of less optimal performance of the organization. In productivity aspect, capability of doing program and activities and realization of program has not reach expected result. In responsiveness aspect that is measured in accommodating aspiration, disseminate information on program and activity and action in handling claim, the organization is still less sensitive and less responsive. In accountability aspect, there are employee that do service not suit to social value and norm. Beside that, there are factors that influence performance of the organization. From human resource side, the Social Office still less staff having educational background in social welfare and less staff following training in social welfare service. Organizational structure, which is measured in work division, have not been understood well, and in staff placement, the structure has not been arranged so that the organization has not used its staff according their specialization ; in addition there is no clear authority delegation. In coordination aspect that is measured with intensity of meeting and coordination among suboffice, the coordination has not run well. The below suggestions are recommended. 1) The future activities should more considering current situation and condition of community and try to develop innovative program and activity; 2) In responding and following up some aspirations and needs of community, development meeting should take participation of public by providing suggestion box to receive suggestion and claim from people. 3) The office should implement service policy that suit to norm and value existing in community. 4) It is necessary special training in handling social welfare problems such as training of social welfare service, basic training of social worker, training of functional social working and other training that can improve employee capability in doing their job. In term of organizational structure, job division should clearer and more directed and can place employee according to their skills so it can bring organization to right direction; delegation of authority should be followed with trust to decide decision that is important and related to public interest. 5) It is necessary good working relationship between leaders and subordinates, so it can support smoothness of program and activity implementation.

Kata Kunci : Kinerja Organisasi,Dinas Sosial Kabupaten Pidie, organizational performance


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.