Laporkan Masalah

Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) :: Studi kasus pada PDAM Tirta Sanjung Buana Kabupaten Sawahlunto/Sijunjung

IRWANDI, Dr. Samsubar Saleh, MA

2006 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Penilaian kinerja terhadap suatu organisasi publik merupakan hal yang sangat strategis dan perlu untuk dilakukan. Hasil penilaian kinerja dapat dijadikan acuan untuk melakukan evaluasi terhadap keberhasilan dari suatu organisasi dalam mencapai visi, misi dan tujuan dari organisasi itu dibentuk. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) merupakan lembaga yang dibentuk untuk memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat dan sekaligus menjadi tumpuan bagi Daerah untuk memperoleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang pada saat ini mengalami kesulitan dalam menjalankan kedua misi utamanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara lebih mendalam tentang bagaimana kinerja keuangan (PDAM) Tirta Sanjung Buana Kabupaten Sawahlunto/Sijunjung dan faktor-faktor apa yang mempengaruhinya. Sesuai fokusnya, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan bersifat deskriptif dengan menggambarkan keadaan subjek/objek penelitian berdasarkan faktafakta yang tampak atau sebagaimana adanya (fact finding). Data yang dikumpulkan meliputi data sekunder melalui tekhnik dokumentasi, dan data primer melalui wawancara dan pengamatan langsung. Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja keuangan PDAM Tirta Sanjung Buana Kabupaten Sawahlunto/Sijunjung yang diukur berdasarkan Kepmendagri Nomor 47 Tahun 1999 termasuk kategori kurang, karena dari sepuluh indikator kinerja yang ada hanya tiga indikator yang memperoleh nilai maximal 5 dan tujuh indikator lainnya memperoleh nilai dibawah rata-rata. Selama lima tahun pengamatan PDAM Tirta Sanjung Buana tidak pernah memperoleh laba dan selalu merugi. Adapun faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya kinerja keuangan PDAM Tirta Sanjung Buana adalah a) rendahnya kualitas SDM karyawan, b) belum terbentuknya budaya organisasi yang baik, c) lemahnya kepemimpinan di PDAM dan d) Visi organisasi yang tidak sejalan dengan tujuan organisasi. Berdasarkan hasil temuan dan analisis disarankan kepada pimpinan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sawahlunto/Sijunjung untuk : a) meningkatkan manajemen dan profesionalisme pengelolaan perusahaan sehingga kinerja aspek keuangan dapat ditingkatkan yang selanjutnya dapat memberikan kontribusi kepada PAD. Konsep good corporate dan reinventing government dapat menjadi acuan manajemen PDAM Tirta Sanjung Buana, b) Pimpinan PDAM harus memprioritaskan pengembangan SDM guna meningkatkan kualitas karyawan melalui pendidikan dan pelatihan, mengembangkan budaya kerja dan budaya perusahaan dilingkungan organisasi, menerapkan gaya kepemimpinan bersama, c) Merumuskan visi perusahaan yang sejalan dengan tujuan organisasi, dan d) Menerapkan sistem yang lebih partsipatif dengan lebih memberi kesempatan kepada karyawan untuk dapat menyampaikan aspirasi yang berkaitan dengan tugas dan pek

Performance assessment to a public organization is a very strategic thing and needs to be done. Result of performance assessment can be reference to perform evaluation to an organization success in achieving vision, mission and objective of organization establishment. Municipal Waterworks is an institution that is established to give clean water service to public and also being Local support to obtain Local Native Revenue that recently has difficulty in implementing the two main missions. This research is aimed to deeply know how financial performance of Tirta Sanjung Buana (Municipal Waterworks) of Sawahlunto/Sijunjung Regency and factors influencing it. According to focus, this research uses qualitativedescriptive method by illustrating research subject/object condition based on fact finding. Data collected includes secondary data through documentation technique and primary data through interview and direct observation. Result of the research shows that financial performance Tirta Sanjung Buana Municipal Waterworks of Sawahlunto/Sijunjung Regency is, which is measured according to Minister of Internal Affair Decree No. 47/1999, in the insufficient category, as of ten performance indicators, there are only three indicators that have maximum score of 5 and the other seven indicators have under average score. During five years observation, Tirta Sanjung Buana Municipal Waterworks has never received profit and always had loss. Whereas factors causing the low performance of Tirta Sanjung Buana Municipal Waterworks are : a) the low quality of human resources, b) good organization culture has not been formed and c) weak leadership of Municipal Waterworks. Based on the finding and analysis, it is suggested to the leader and Local Government of Sawahlunto/Sijunjung Regency to : a) improve management and professionalism of company management so that the financial aspects performance can be improved that in turn can give contribution to Local Native Revenue. The concept of good corporate and reinventing government can be management reference of Tirta Sanjung Buana Municipal Waterworks, b) the leader of Municipal Waterworks must give priority to human resources improvement in order to improve staff quality through education and training, develop working culture and company culture in organization environment as well as implement collective leadership style, c) formulate firm’s vision that is in line with organization purpose, and d) implement more participative system by giving more opportunity to tha staff to state aspiration related to job and duty, therefore conducive atmosphere in carrying out the job will be created

Kata Kunci : Kinerja PDAM,Kabupaten Sawahlunto/Sijungjung


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.