Efektivitas pelayanan KTP pada Dinas Kependudukan dan Catatan SIpil Kota Banjarbaru
EHSAN, Mohammad, Dr. Muhadjir Darwin
2006 | Tesis | Magister Administrasi PublikBirokrasi sebagai motor penggerak dari pelayanan publik pada era pemerintahan reformasi sekarang. Pelayanan umum merupakan salah satu fungsi utama pemerintah yang paling banyak disoroti pada saat ini. Birokrasi pelayanan publik di Indonesia, berdasarkan laporan The World Competitiveness Year Book tahun 1999 berada pada kelompok negara-negara yang memiliki indeks competitiveness paling rendah diantara 100 negara paling kompetitif di dunia (Cullen & Cushman, 2000 : dalam Reformasi Birokrasi Publik di Indonesia : Agus Dwiyanto, 2002:52). Indonesia menempati peringkat ke 12 dalam hal kualitas birokrasi dari negara lain ini menunjukkan bahwa birokrasinya jauh dibawah target cita-cita yang diinginkan bahkan semakin jauh tertinggal dari negara terdekatnya, seperti Malaysia. Perkembangan lingkungan global saat ini sangat besar memberikan andil kepada birokrasi agar semakin meningkatkan daya saing dalam kerangka pasar bebas dan tuntutan globalisasi. Dengan berlakunya Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, diharapkan akan membawa dampak nyata yang luas terhadap peningkatan pelayanan terhadap masyarakat. Pelimpahan wewenang dari Pemerintah Pusat ke Daerah memungkinkan terjadinya penyelenggaraan pelayanan dengan jalur birokrasi yang lebih ringkas dan membuka peluang bagi Pemerintah Daerah untuk melakukan inovasi dalam pemberian pelayanan dan peningkatan kualitas pelayanan. Dengan demikian, penulis tertarik untuk mengangkat permasalahan yang berkenaan dengan “Efektivitas Pelayanan KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Banjarbaruâ€. Dengan tema ini penulis mencoba melihat Efektivitas pelayanan di dalam organisasi, yaitu bagaimanakah efktivitas pelayanan publik dibidang Pelayanan KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Banjarbaru, dan faktor-faktor apa yang mempengaruhi Efektivitas pelayanan publik tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Efektivitas pelayanan publik dibidang pelayanan KTP, dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi Efektivitas pelayanan publik tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriftif yang dilakukan sebagai alat untuk menjelaskan suatu fenomena. Untuk menganalisa data yang telah dikumpulkan dilapangan, teknik yang digunakan penulis adalah analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa Efektivitas pelayanan KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Banjarbaru sudah cukup baik dimana hal ini ditunjukkan oleh pencapaian output dilihat dari indikator : informasi pelayanan , kesederhanaan prosedur pelayanan, jangka waktu penyelesaian, transparansi biaya pelayanan, keamanan, kesopanan dan keramahan, serta kenyamanan. Adapun Efektivitas pelayanan publik tersebut menurut penulis sangat dipengaruhi oleh tingkat kewenangan dalam struktur organisasi yang dimiliki, sumber daya yang dimiliki, dan Perangkat sistem yang mendukung organisasi. Saran penulis guna peningkatan Efektivitas pelayanan KTP adalah agar Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Banjarbaru melakukan pengelolaan administrasi yang profesional dan efisien terutama di bagian loket informasi yang menjual blanko formulir permohonan KTP, meningkatkan akses masyarakat/pengguna jasa akan pelayanan yang berkualitas, murah dan cepat, dan efektiv juga memberikan perlakuan yang sama atas siapa saja yang bertindak sebagai perantara, standarisasi pelayanan yang ada menyangkut persyaratan yang harus dipenuhi dan jangka waktu penyelesaian agar diinformasikan kepada masyarakat luas, serta pembinaan pegawai harus tetap dan terus-menerus dilakukan sehingga pola pikir pegawai semakin berorientasi pada kebutuhan dan kepuasan penerima pelayanan.
This study is to examine performance of KTP service in the Civil Registry and Residence Department in Banjarbaru City. Two questions which must be answered in the Civil Registry of Banjarbaru City are: (1) how is the effectiveness of KTP service in the Civil Registry and Residence Department in Banjarbaru City, (2) what factors affect the effectiveness of KTP service. This study used qualitative-descriptive method, whereas data were collected by interview, documentation, and field observation in the research object. The primary data were from the officials of the Civil Registry and Residence Department in Banjarbaru City. Whereas, the secondary data were from 2 Camat ((subdistrict heads), 13 Lurah (Village Heads) and about 50 daily service users. From the results of study, it is found that the performance of KTP service by the Civil Registry and Residence Department in Banjarbaru City was effective enough, it was caused by information associated with the service activity, which could be understood easily by the society, procedure to get service was easily performed, the period of KTP making was short, service cost was transparent, attitudes of apparatus was polite, work environment was clean, orderly, other facilities were available. Whereas, factors affecting the service effectiveness of Civil Registry and Residence Department in Banjarbaru City were short service control distances, available job assignment and clear functions, sufficient infrastructures, and available service apparatus. To increase the service effectiveness, it is suggested that the Civil Registry and Residence Department in Banjarbaru City should improve their carefulness in order to not result in abuse of forms in making KTP. Society acts efficiently, economically, disciplined, seriously and on time i9n retuning the forms; in order that scalper practice can be avoided, inform/socialize service standardization, specified requirements, time specification and service cost to society and routine guidance to all service performance apparatus in order to increase the KTP service effectiveness to the society.
Kata Kunci : Pelayanan KTP,Kota Banjarbaru,Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,Kota Banjarbaru,Efektivitas Pelayanan,effectiveness, service, KTP