Analisis kebijakan penanganan dan pembinaan anak jalanan di Kota Jayapura Provinsi Papua
SNANFI, Marthina Ch.E, Dr. Samodra Wibawa
2005 | Tesis | Magister Administrasi PublikAnak adalah generasi yang akan menjadi penerus bangsa sehingga mereka harus disiapkan dan diarahkan sejak dini agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi anak yang sehat jasmani dan rohani, maju, mandiri, dan sejahtera menjadi sumber daya yang berkwalitas dan dapat menghadapi tantangan di masa yang akan datang. Mengingat masa anak –anak merupakan proses pertumbuhan, baik fisik maupun jiwa, maka idealnya anak – anak harus terhindar dari berbagai prilaku yang mengganggu pertumbuhan tersebut. Akan tetapi, keadaan sosial ekonomi, budaya, politik telah mengakibatkan tidak sedikit anak –anak yang harus kehilangan hak –haknya. Salah satu bentuk hilangannya hak – hak anak adalah terjunnya anak ke jalanan dan kondisi ini sungguh memprihatinkan. Melihat permasalahan anak jalanan yang sedemikian kompleks, maka perlu dirumuskan sebuah alternatif kebijakan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini dilakukan di Kota Jayapura Provinsi Papua, dengan tujuan mengkaji bentuk penanganan dan pembinaan anak jalanan dalam rangka menyadarkan anak jalanan untuk kembali ke rumah dan keluarganya. Untuk mencapai tujuan penelitian ini, upaya penanganan dan pembinaan anak jalanan dilakukan dengan melibatkan semua Lembaga Formal dan Lembaga non Formal, Revitalisasi terhadap anak jalanan, pembentukan jaringan antar Lembaga Swadaya Masyarakat dan Melibatkan seluruh Potensi Masyarakat. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber informasi dalam penelitian ini adalah para stakeholders yang terlibat dalam kebijakan penanganan dan pembinaan anak jalanan yakni Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Kota Jayapura, Kepala Kelurahan Gurabesi Entrop dan Hedam, Kapolsek Jayapura Utara, Jayapura Selatan dan Abepura, Kabag. Hukum setda Kota Jayapura, Kasubdin. Bina Kesejahteraan Sosial, Para Pimpinan Yayasan, Kelompok sasaran yakni anak Jalanan sebanyak 10 orang yang sering berkeliran di 3 wilayah Kelurahan (Kelurahan Gurabesi, Entrop dan Hedam), serta keluarga anak jalanan sebanyak 5 Keluarga yang berada di 3 Kelurahan yang menjadi lokasi penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Analisis Kebijakan Publik, dimana analisis kebijakan dilakukan melalui langkah – langkah sebagai berikut : Perumusan masalah ; 2) Peramalan ; 3) Rekomendasi ; 4) Pemantauan dan ; 5) Penilain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan penanganan dan pembinaan anak jalanan belum maksimal, dikarenakan oleh beberapa actionable causes yaitu tingkat koordinasi antar institusi masih rendah, masih rendahnya sumber daya manusia anak jalanan, belum tersedianya sarana dan prasarana infrastruktur dan masih rendahnya fungsi kontrol dan pengawasan terhadap anak jalanan serta. Dengan diketahuinya penyebab – penyebab masalah diatas, maka dapat diidentifikasi alternatif kebijakan untuk memecahkan masalah penanganan dan pembinaan anak jalanan, antara lain : 1) Alternatif Kebijakan Peningkatan Infrastruktur ; 2) Alternatif Kebijakan Peningkatan Sumber Daya Manusia ; 3) Alternatif Kebijakan Peningkatan Koordinasi dan keterlibatan Institusi ; dan 4) Alternatif Kebijakan Peningkatan Fungsi Kontrol dan Pengawasan. Hasil evaluasi yang dilakukan terhadap masingmasing Alternatif Kebijakan, menghasilkan alternatif Kebijakan terpilih yaitu Alternatif Kebijakan Peningkatan infrastruktur, karena memiliki nilai skor terbesar yakni 20 atau mempunyai bobot tertinggi 3,3 (mendekati skor 4) yang berarti alternatif kebijakan ini sangat efektif untuk dilaksanakan. Sedangkan untuk memaksimalkan upaya penaganan dan pembinaan anak jalanan, alangkah baiknya pemerintah melaksanakan semua alternatif kebijakan terpilih dan urutan rangkin bisa dijadikan acuan skala prioritas dalam implentasi setiap kebijakan.
Child is generation that become lo Ow nation L.ontinukc so they have to be prepared and instructed early on so that can grow and round into the spiritial and corporeal healthy eltiild.. go comard, self-supporting, and warm and prosperous become the qualified resource and can challenge in the future_ Considering that a period of chillclhood are represent the growth prooess, go o4.1 of physical and alga soul ht .-rice ideally children have to be protected from various attitude that bothering the growth. However, social circumstance of economics, cultural, politics have resulted by &ben 5 Choi ld which must. loss its rights. One of form base the children right is plunging of child to public road this condition really concerning_ Sec the problems of public road Child which complex in such a Way, hence require to be frkrmulared by a policy alternative to overcome the the problems. This research is conducted in Javapura Town Papua Pro...Ansi., with an aim to study the form of handling and construction of public road child in order to awaking public road child to return to house and iLs family. To reach this research target, strive. the handling and construction of public road child conducted by, entangling all Formal ln.ctituite and Institute the non Formal. Rcvitalisasi to public road child, network torrning usher the Self-Supporting Institution of Society and Entangle entire Society Potency. This research is qualitative research which descriptive nature, lnibrmation source research are all slakeholdcrs in concerned in policy of handling and construction of public road child namely 1 lead On Duty Social Prosperity ofJayapurn Town, 1.e.sid The Chia of vill ul Gurabesi Eritron and Heclarn_ Kapolsek North Jayapura, South Jayapura and Abepura_ E lead of dept. [..01.. region t}1 a k.......apunt Town, Kasubdin. C:'orrstruct '11.ke. Social Prosperii!,... All institution Head, Target Group namely child of Public road as much 10 children that often running around in 3 region village (.1.he village of ( iumbesi„ Enuop And Hedatni... and also fitfully of public road child as much 5 Family residing in 3 Chief of village becoming this researches location. Method that used in this research is the Pub1i Analyse method_ where policy analysis 41-unc by through following steps Problem formula 2) Forecasting 3) i.tecominend the 4) And Monitoring 5) Scoring,. Result of research indicate that the policy of handling and construction of public road child riot yet maximal, bec-ause of sonic actionable ck.I uses that is mount the coordination 1,uNFn the. int:fuition still lower, human resource of public road child is Mill lower, not yet made available of infrastructure and the control function and observation to public road child also still lower, With knowily of problem causes above.. hence can be identified by the policy alternative fOr the problem result of handling. and construction of puhlic road child. for ex.bunplc I) Policy Alternative of infrastrucl tire Make-Up 2) Policy Alternative of Human Resource Make-1 .1p 1) Pol icy. Alternatif of Coordination and Institudon involvement Pi:lake-Up: and 4) Policy Alternatii,e of Function Control rand Observation Make-Up. Result of evaluation conducted to each of !Policy Alternative, :!..ielding chosen Policy alternative that is Policy Alternative of in Make-Up. because owning biggest score value namely 20 or have the highest Wight 3. t coming near score 4) meaning this policy alternative is very effecti.ve to be achieved. While to maximize the effort of public road child handling and construction its very goodness that govmment can do all the chosen policy alternati.ye and rate s.equenoe can be made by reference of priority scale in each policy implementation.
Kata Kunci : Analisis Kebijakan, Anak Jalanan, Penanganan dan Pembinaan, The Policy Analyse, Public road child, Handling And Construction