Kualitas pelayanan publik pada Kantor Kecamatan Coblong Kota Bandung
WAHYUDI, Prof.Dr. Warsito Utomo
2005 | Tesis | Magister Administrasi PublikSaat ini masyarakat menuntut adanya perbaikan kualitas pelayanan publik dari pemerintah terhadap berbagai jenis pelayanan publik yang dilaksanakan oleh pemerintah. Hal ini karena masyarakat semakin memahami akan hakhaknya, sehingga tuntutan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah semakin besar. Selain itu masyarakat ingin lebih mudah dan cepat dalam mendapatkan pelayanan publik. Untuk merespon tuntutan ini, maka peran Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota sangatlah penting. Karena itu untuk menjawab tuntutan masyarakat untuk memperoleh pelayanan publik yang lebih dekat, baik, cepat, efisien, dan berkualitas Pemerintah Kota Bandung berusaha memberikan pelayanan publik kepada masyarakat dengan melakukan komputerisasi pelayanan agar semua pelayanan bisa terlayani dengan cepat, tepat dan berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Kecamatan Coblong Kota Bandung sebagai Kecamatan yang terletak di pusat Kota Bandung. Serta mencermati apakah Etika Pelayanan, Budaya Birokrasi dan Kontrol Publik mempunyai pengaruh terhadap kualitas pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Kecamatan Coblong. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sebagai sumber data adalah pejabat struktural yang terkait dan staf yang menangani pelayanan, sedangkan untuk data pengguna jasa adalah masyarakat yang sedang dan pernah mengurus pelayanan pada kantor Kecamatan Coblong. Dari hasil analisa dan interpretasi disimpulkan bahwa kualitas pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Kecamatan Coblong kota Bandung masih belum baik. Hal ini dapat dilihat dari masih belum adanya kejelasan dan kepastian mengenai lamanya waktu penyelesaian suatu pelayanan dan biaya yang harus dibayar oleh masyarakat, serta masih buruknya budaya birokrasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sehingga menjadi penghambat dalam pelaksanaan pelayanan. Beberapa saran yang dapat diberikan kepada Kantor Kecamatan Coblong Kota Bandung berkaitan dengan pelaksanaan pelayanan publik adalah agar memberikan kejelasan mengenai kepastian waktu dan biaya kepada masyarakat dalam mengurus suatu pelayanan, masyarakat perlu lebih dilibatkan dalam pengawasan pelaksanaan pelayanan publik, serta dilibatkan dalam pengambilan kebijakan yang berkenaan dengan kepentingan masyarakat, sehingga keputusan yang diambil tidak sepihak.
In the present time the society insist an improvement of the quality of public service from the government on various public service that be performed by the government. This is because the public being more realize about their rights, so insist to increasing of quality of public service that performed by the government have more great. Another of that, the public want to more easy and more quickly in get the public service. To have responded to this insist thus the role of the regency/Municipal Regional Government is very important. Because of that, to answer the public’s insist to get public service that more near, better, quick, efficient and more quality, The government of Bandung Municipality have try to provide public service to the society by performing computerizing on service in order that all the service could be performed in more quick, accurate and more quality. This research is aimed to knowing the quality of public service that be performed by Coblong Sub-district, Bandung Municipality, as sub-district whict located in central of Bandung Municipality, and to scrutinize on is the Ethics of Service, Bureaucratic Culture, and Public Control have influence to the quality of public service that administering by Coblong Sub-district. The method of research is descriptive method. The technique of data colecting used observation, interview, and documentation. And as the source of data is structural official linked to and staff that handle the service, while for data on service user is society that being and have take the service in office of oblong Sub-district. From analysis and interpretation result have concluded that the quality of public service that performed by Coblong Sub-district, Bandung Municipality, was not good yet. It could be observed from the existence of no clearness and certainty yet of the service and cost that must be pay by the public, and still bad on bureaucratic culture in providing the service to the public so be obstacle in service performance. Some advice that can be provide to the office of Coblong Sub-district, Bandung Municipality, connected to public servive need to accompanied by clearness on time and cost certainty to the public in take any service, the public need to be more involved in supervision on performing of public service, and be involved in taking a policy that have relation on public interest, so the decision that have be take not in one sidedness.
Kata Kunci : Pelayanan Publik,Kualitas,Kualitas Layanan Publik, Public Service, Quality, Quality of Public Services