Analisis pasar ekowisata Taman Nasional Gunung Merapi bagian selatan dan implikasinya bagi strategi pengembangan pemasaran
YUWONO, Ari, Dr. Janianton Damanik
2006 | Tesis | S2 Magister Kajian PariwisataPenelitian ini dimaksudkan untuk memberikan masukan bagi pengembangan ekowisata di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) bagian selatan. Tujuan penelitiannya adalah : pertama, menganalisis kondisi aktual pasar. Kedua, menganalisis kondisi aktual produk. Ketiga, menganalisis neraca atau keseimbangan ekspektasi wisatawan dan keempat, menyusun strategi pengembangan pemasaran kawasan ini. Penelitian dilakukan menggunakan metode penelitian deskriptif. Data dikumpulkan menggunakan metode kuesioner, wawancara dan observasi lapangan. Data tersebut meliputi profil wisatawan, karakteristik kunjungan, opini dan persepsi wisatawan, kondisi atraksi, aksesibilitas dan fasilitas kawasan serta ekspektasi wisatawan. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel adalah accidental sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 198 responden. Hasil penelitian ini adalah pertama, berdasarkan kondisi aktual pasar kawasan TNGM bagian selatan diketahui bahwa segmen pasar kawasan ini dapat dikelompokkan menjadi tiga yaitu young generations, young workers and wellestablished segment. Kemudian, kawasan ini memiliki pasar yang sempit secara geografis dan posisi pasarnya belum kuat. Kedua, kondisi aktual produk kawasan ini secara umum berada pada kategori sedang. Ketiga, keseimbangan ekspektasi wisatawannya berada dalam kategori cukup terpenuhi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka strategi utama yang direkomendasikan untuk pengembangan pemasaran kawasan ini adalah memperluas pasar, menciptakan pasar baru dan membangun posisi pasar yang kuat. Implementasinya dapat dilakukan dengan menggunakan bauran pemasaran yaitu strategi produk, harga, tempat atau distribusi dan promosi. Strategi produk sebaiknya dilakukan dengan meningkatkan kualitas produk (atraksi), memberikan ciri khas dan keistimewaan pada produk, meningkatkan kualitas fasilitas penunjang kegiatan dan peningkatan manajemen sumber daya manusia pengelola destinasi. Kemudian, strategi harga sebaiknya dilakukan dengan menerapkan two part pricing modifikasi, pemberlakukan harga paket wisata dan pemberian diskon harga berdasarkan harga musiman dan volume kunjungan. Strategi distribusi disarankan untuk memanfaatkan saluran-saluran distribusi dalam menyampaikan informasi produk kawasan ini. Saluran-saluran tersebut adalah sekolah-sekolah, kampus-kampus, organisasiorganisasi pecinta alam, perusahaan-perusahaan di kota-kota besar dan biro-biro perjalanan wisata yang berbasis petualangan dan pendidikan. Terakhir, strategi promosi dapat dilakukan dengan cara mouth to mouth promotions, penyebaran publikasi seperti leaflet, booklet dan bulletin ke saluran distribusi yang dipilih, mengundang media TV untuk meliput dan membuat program acara yang bertema wisata di kawasan ini serta mengikuti pameran-pameran wisata di daerah-daerah yang menjadi pasar potensial dan daerah tujuan wisata utama.
This study is aimed to give input for developing ecotourism at the south area of Merapi Mount National Park (MMNP). It has four main goals, which are: first, to analyze actual market condition; second, to analyze actual product condition; third, to analyze tourist expectation equilibrium; and fourth, to make a marketing development strategy of this area. This study used descriptive methods. The data was collected by using questionnaire methods, interview and field observation. The data includes tourist profile, visiting characteristic, tourist opinion and perception, attractions condition, accessibility and facilities, and tourist expectation. The sampling method was accidental sampling, with amount of samples about 198 respondents. The results were : first, based on Merapi Mount National Park south area actual market condition, the market segment in this area could be divided into three parts; those are young generations, young workers, and the well-established segment. Furthermore, this area has relative tight market geographically and unsteadies market position. Second, the actual product condition was in middle category. Third, its tourist expectation equilibrium in enough fulfilled category. Based on the results, the main strategy recommended on marketing development of this area are creating a new market, spreading over the market share and develop strength market position. Its implementation could be performed by using marketing mix, which is product, price, place or distribution and promotion strategy. The product strategy should be conducted by increasing product (attractions) quality, giving specific uniqueness of product, making better quality of facilities that used in tourist activity and improving better human resources management. Furthermore, the pric ing strategy could use modified two part pricing, defining price of tourism package and price discount based on seasona l price and visiting volume. The distribution strategy is recommended to utilize distribution channels like schools, campuses, nature preservation organizations, big companies, and adventure-education based tour operators. Finally, the promotion strategy should be performed by mouth to mouth promotions, publications like leaflet, booklet and bulletin that distributed on selected channels, inviting TV stations to produce a tourism programs, as well as participating on tourism exhibition in the potential market and main destinations
Kata Kunci : Pariwisata,Ekowisata,Pemasaran, market, ecotourism, marketing