Mobilitas sirkuler pekerja anak dan implikasinya terhadap ketahanan ekonomi keluarga :: Studi tentang mobilitas sirkuler pekerja anak dari Kabupaten Muna ke Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara
GASI, La, Prof.Drs. Kasto, MA
2006 | Tesis | S2 Ketahanan NasionalPenelitian mobilitas sirkuler pekerja anak dari Kabupaten Muna ke Kota Kendari bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi dan implikasinya terhadap ketahanan ekonomi keluarganya di daerah asal. Faktor-faktor yang mempengaruhi berkaitan dengan karakteristik sosio demografi pekerja anak pelaku mobilitas sirkuler dari Kabupaten Muna ke Kota Kendari dan kondisi ketahanan ekonomi keluarganya di daerah asal. Implikasi dari mobilitas sirkuler pekerja anak terhadap ketahanan ekonomi keluarganya dilihat dari total pengeluaran setelah ada remitan yang dikirim atau dibawah pulang oleh pekerja anak. Penelitian ini menggunakan metode survai dan bersifat deskriptif. Lokasi penelitian adalah Kecamatan Mandonga dan Kecamatan Kendari yang ditetapkan berdasarkan teknik purposive sampling dengan pertimbangan; (1) berdasarkan survei pendahuluan mayoritas pekerja anak pelaku mobilitas sirkuler dari Kabupaten Muna bekerja di Kecamatan Mandonga dan Kecamatan Kendari, (2) Pasar Lawata dan Pasar Kota yang merupakan urat nadi perekonomian Kota Kendari masing-masing berada di Kecamatan Mandonga dan Kecamatan Kendari, disamping itu dua kecamatan tersebut merupakan pusat pemerintahan Kota Kendari. Jumlah sampel ditetapkan sebanyak 80 pekerja anak dengan menggunakan teknik snowbolling sampling yaitu cara mendapatkan sampel responden dengan jalan menanyakan responden berikutnya pada pekerja anak yang sudah dijadikan sampel responden, dan metode analisis yang digunakan adalah; untuk menjawab permasalahan pertama menggunakan teknik analisa data statistik deskriptif berupa tabel frekuensi persentase dan untuk permasalah kedua diukur dengan melihat besarnya sumbangan remitan terhadap rata-rata pengeluaran perkapita per bulan keluarga pekerja anak pelaku mobilitas sirkuler dihadapkan dengan batas garis kemiskinan Kabupaten Muna yang ditetapkan BPS Jakarta 2003 sebesar Rp.119.447,00. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, semua faktor mempengaruhi mobilitas sirkuler pekerja anak dari Kabupaten Muna ke Kota Kendari yaitu; 1) faktor makro yang meliputi; pekerjaan orang tua, kepemilikan lahan pertanian, pendidikan orang tua, pemenuhan kebutuhan pangan, pemenuhan kebutuhan sandang, pemenuhan kebutuhan papan, dan jumlah anggota keluarga 2)faktor mikro yang meliputi; jenis kelamin, umur, pendidikan, pekerjaan di daerah asal dan daerah tujuan, pendapatan dan remitan.. Kedua, Mobilitas sirkuler pekerja anak dari Kabupaten Muna ke Kota Kendari belum berimplikasi terhadap peningkatan ketahanan ekonomi keluarganya di daerah asal.
The study of child worker circular mobility from county of Muna to Kendari city aim to known factors which effect and their implication toward their family economy stability on origin area. Those factors are relationship with child worker of demography social subject circular mobility from county of Muna to Kendari city and condition of their family economy stability on origin area. The implication from child worker circular mobility toward their family economy stability to show from the amount of remittance contribution which to send or to bring go to home by child worker. The study use survey method and description characteristic. The location of research is Mandonga and Kendari kecamatan which to keep based on sampling purposive technique with consideration: 1) based on preface survey majority of child worker subject circular mobility from county of Muna work in Mandonga and Kendari kecamatan, 2) Lawata and City market are center of economy Kendari city each be Mandonga and Kendari kecamatan, beside those two regency are center of administration Kendari city. The amount of sample is 80 child worker which gained with use sampling snowballing technique i.e. procedure to get responder sample with to question the following responder child worker which previous become sample responder. The description data analysis statistic technique i.e. percentage frequency table use to answer the first problem, whereas for the second problem measure with to show the amount of remittance contribution toward the family average expenditure subject child worker circular mobility front limited line poverty of Jakarta 2003 CAS (Center Agency of Statistic) to villages in county of Muna in the amount of Rp. 119.447,00. The result of research show, the first, two factors which effect child worker circular mobility from county of Muna to Kendari city i.e. : 1) The micro factor include: gender, age, education, employment in origin area, destination area, income and remittance. 2) The macro factor include: the parent employment, agriculture land ownership, the parent education, the fulfillment of food necessity, the fulfillment of cordon, the fulfillment of housing and the amount of family. The second, child worker circular mobility from county of Muna to Kendari city is not implication toward increasing of their family economy stability in origin area.
Kata Kunci : Ketahanan Nasional dan Ketahanan Keluarga,Pekerja Anak, circular mobility, child worker, economy stability