Laporkan Masalah

Analisis erosi pada lahan tegalan di desa Penimbun Kecamatan Karanggayam Kabupaten Kebumen Provinsi Jawa Tengah

SURJOBASUINDRO, Nikolas Nugroho, Dr.Ir. Fatchan Nurrochmad, M.Agr

2006 | Tesis | S2 Teknik Sipil (MPBA)

Erosi tanah dan debit aliran di kawasan hulu Sub-sub DAS Kalong di Kabupaten Kebumen telah meningkat secara serius beberapa tahun terakhir akibat adanya konversi kawasan hutan menjadi areal budidaya pertanian intensif. Hal tersebut dikhawatirkan menyebabkan terjadinya sedimentasi di sungai, berkurangnya daya tampung sungai, meningkatnya muka air sungai, dan dapat menyebabkan banjir pada debit puncak sungai. Berkaitan dengan hal tersebut, perlu dilakukan studi untuk mengkaji terjadinya erosi dan faktor-faktor aktual yang mempengaruhinya di kawasan Sub-sub DAS Kalong yang rentan sebagai sumber erosi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui erosi permukaan yang diakibatkan oleh hujan pada plot penelitian berupa tegalan berukuran 6x15x11x11,5 m dengan kelerengan > 15°. Perkiraan laju erosi dihitung berdasarkan pengukuran dan perhitungan dengan Persamaan Kecepatan Erosi yang dikembangkan oleh Suwartha (2005). Hasil analisis menunjukkan bahwa proses erosi akan terjadi pada kadar air tanah rata-rata 44,87 % yang diakibatkan oleh hujan sebesar 2,17 mm. Laju erosi terhitung, dengan menggunakan Persamaan Kecepatan Erosi (Suwartha, 2005) dan nilai kohesi hasil uji laboratorium, dan laju erosi terukur berturut-turut adalah 0,00056 cm/menit dan 0,00058 cm/menit. Laju erosi terhitung dengan Persamaan Kecepatan Erosi dan nilai kohesi yang dihitung dengan Persamaan Kohesi adalah 0,00044 cm/menit. Penelitian lanjutan perlu dilakukan secara periodik sehingga akan diperoleh hasil yang lebih mendekati kondisi sebenarnya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan masukan dalam pengelolaan lahan skala lokal sesuai kondisi setempat.

Soil erosion and flow discharge on the upstream of Kalong Sub-sub Watershed has been seriously increasing recently as a result of forest conversion into intensive cultivated area. They have been concerned as major causes of river sedimentation, lessened river capacity, increase of river water level, and flood at river peak discharge. Refer to such conditions; a study is required to analyze erosion and the influence of actual factors at Kalong Sub-sub Watershed which are susceptible for erosion sources. This research is conducted to recognize sheet erosion caused by rainfall on the 6x15x11x11.5 m cultivated land field plot set up on the slope > 15º. Erosion rate prediction is calculated based on measurement and calculation by using Erosion Velocity Equation developed by Suwartha (2005). Analysis result reveals that erosion process might occur at average soil water content of 44.87 % which is caused by cumulative rainfall of 2.17 mm. Calculated erosion rate, which is computed by using Erosion Velocity Equation (Suwartha, 2005) and laboratory cohesion value, and measured erosion rate are 0.00056 cm/minute and 0.00058 cm/minute respectively. Calculated erosion rate which is computed by using Erosion Velocity Equation and cohesion value that is calculated using Cohesion Equation is 0.00044 cm/minute. Further study needs to be executed periodically to get results which will describe the real condition better. The results of this analysis are expected to become a reference on land management based on local condition.

Kata Kunci : Erosi Tanah,Laju Erosi,Hujan, rainfall, water content, cohesion, erosion rate


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.