Laporkan Masalah

Analisis potensi Tukad Unda Hilir sebagai sumber air baku Kabupaten Klungkung

SUARJANA, I Wayan Putu, Ir. Joko Sujono, M.Eng.,Ph.D

2005 | Tesis | S2 Teknik Sipil (MPSA)

Kabupaten Klungkung merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Bali, memiliki sumber air permukan yang sangat potensial. Namun pada kenyataannya masyarakat yang terlayani air bersih hanya 61,8 % dari total kebutuhan air bersih di kabupaten tersebut. Untuk mengantisipasi hal ini pemerintah Kabupaten Klungkung mencari altrenatif sumber air baku yang baru selain sumber air yang sudah ada, yaitu sumber air di sungai Tukad Unda hilir yang jaraknya ± 2 km dari pusat Kota Klungkung. Untuk mengetahui potensi sungai Tukad Unda hilir dalam menyediakan air baku dilakukan analisis ketersediaan airnya dan kebutuhan air yang ada. Analisis ketersediaan air dengan keandalan 90% di sungai Tukad Unda hilir dilakukan dengan menggunakan analisis frekuensi berdasarkan jenis distribusi data debit yang diperole h dari hasil pencatatan AWLR stasiun Tukad Unda. Analisis kebutuhan air untuk domestik dan non domestik dari tahun 2005 sampai tahun 2020 didasarkan kondisi perkembangan sosial ekonomi masyarakat. Dari hasil perhitungan tersebut, dilakukan analisis imbanga n air, yaitu membandingkan antara ketersediaan air dengan kebutuhan air, sehingga diketahui defisit ataupun surplus dari waktu ke waktu. Selanjutnya dilakukan analisis finansial agar diperoleh manfaat yang maksimum. Hasil analisis imbangan air menunjukkan bahwa sumber air Tukad Unda hilir dapat memenuhi kebutuhan air bersih di Kabupaten Klungkung bahkan surplus sepanjang tahun. Kelebihan tersebut dapat dimanfaatkan daerah sekitarnya yaitu untuk Kabupaten Gianyar dan Kota Denpasar. Berdasarkan analisis ekonomi diperoleh, suplai 900 lt/dt harga jual air baku didapat Rp. 385,- /m³, benefit cost ratio 1,0873. Oleh karena itu, agar pemanfaatan sumber air tersebut dapat optimal maka direkomendasikan untuk suplai air baku Kabupaten Gianyar dan Kota Denpasar.

Klungkung Regency is one of regency in Bali Province that has a high potential surface water resources. However now days it can only serve 61.8 % of the total water demand in this regency. To overcome this matter, Government of Klungkung Regency has looking a new alternative of raw water resources, that is the downstream of Tukad Unda river which its distance of ± 2 km from Klungkung City. To know the potential of Tukad Unda river in providing the raw water, analysis of the water supply and the water demand will be carried out. Dependable flow analysis of the downstream of Tukad Unda river is done by using frequency analysis based on the available discharge data. The water demand analysis for domestic and non-domestic from 2005 to 2020 is estimated according to the condition of social-economic in the regency. Based on those analysis water balance, analysis will be done in order to know the deficit or surplus of the raw water. Furthermore, financial analysis is needed to obtain the maximum benefit in utilizing the raw water of the Tukad Unda river. Result of water balance analysis shows that the water resources of the downstream of Tukad Unda river can fulfill the raw water demand in Klungkung Regency even surplus over the year. The surplus water can be used for supplying water for other areas such as the Gianyar Regency and Denpasar City. Based on economic analysis with the supplying water of 900 liter per second for those areas, the optimum unit price of water is 385 rupiah per cubic metre with the benefit cost ratio is 1.0873.

Kata Kunci : Sumberdaya Air,Ketersediaan dan Kebutuhan,Biaya dan Manfaat, water balance, financial analysis, unit price of water


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.