Studi peningkatan kinerja jaringan air bersih Kota Singkawang untuk menunjang kesehatan masyarakat
ZULKARNAEN, Iskandar, Dr.Ir. Radianta Triatmadja
2006 | Tesis | S2 Teknik Sipil (MPSP)Kondisi geografis kota Singkawang yang relatif datar berakibat terjadinya intrusi air asin pada sumber air permukaan masyarakat sehingga mempengaruhi kondisi air bersih Kota Singkawang dan menurunya tingkat kesehatan masyarakat. Sistem jaringan distribusi air bersih PDAM Kota Singkawang belum optimal ditunjukkan masih adanya daerah pelayanan yang belum mendapatkan air bersih secara kontinu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya kehilangan pada sistem distribusi air bersih; menentukan sistem distribusi yang optimal untuk masyarakat perkotaan yang rawan akan kekurangan air bersih serta melakukan upaya peningkatan kinerja sistem jaringan yang ada serta peningkatan jaringan air bersih dalam upaya menunjang kesehatan masyarakat. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini dengan mengolah data skunder dan primer yang berkaitan dengan tingkat pelayanan air bersih dan kesehatan masyarakat, disajikan dalam bentuk tabel, grafis dan gambar yang telah dibahas dalam kerangka teoritis. Analisis jaringan distribusi air bersih sulit dilakukan dengan perhitungan manual, dikarenakan analisis jaringan pipa eksisting cukup rumit dan memerlukan perhitungan yang lama. Oleh karena itu analisis jaringan dibantu dengan menggunakan software Waternet Versi 2. Kinerja jaringan distribusi PDAM kota Singkawang dinilai masih rendah dan perlu ditingkatkan, hal ini ditunjukkan tingkat kehilangan sebesar 50% dan tingkat pelayanan hanya mencapai 28,67%. Untuk itu perlu adanya peningkatan pada beberapa indikator yang menunjang kesehatan masyarakat, yaitu: cakupan layanan; kontinuitas; produktifitas pemanfaatan instalasi; tingkat kehilangan dan peneraan meteran. Dari kasus penyakit diare di kota Singkawang, secara grafis diperlihatkan adanya pola hubungan yang jelas antara persentase pelayanan dengan persentase pertumbuhan penyakit diare pada wilayah kecamatan, dimana semakin rendah tingkat pelayanan air bersih maka semakin meningkat pertumbuhan penyakit diare.
The relatively flat geographic position of Singkawang city has caused sea water intrusion into the surface water source. Un-optimum clean water distribution network system of PDAM Singkawang is indicated by service area that is not provided with continual service. This condition influences the city clean water condition that contributes to the decreasing social health. The objectives of this study are to identify the cause factors of the leakage in the clean water distribution system, to decide the optimum distribution system for city people who are vulnerable for clean water lacking and to put efforts in increasing the performance of the existing network. Method used in this study is by processing secondary and primary data related to clean water and social health service level. It is presented in tables, graphics and figures discussed in theoretical frameworks. Analysis of clean water distribution network is quite difficult to be manually calculated due to the existing pipe network complexity and long period of calculation time. To cope with these problems, Software Waternet Version 2 is used to support the network analysis. Distribution network performance of PDAM Singkawang City shows “low†value indicated by 50% leakage level and only 28.67% service level. Improvements are required for several indicators that support social health such as service scope, continuity, installation utilization productivity, leakage level and meter signing. Diarrhea cases in Singkawang City graphically indicate obvious relation between the service level and disease growth level in the sub-district area, where lower clean water service indicates increasing growth of diarrhea.
Kata Kunci : Jaringan Air Bersih,Kesehatan Masyarakat, Distribution Network Improvement, PDAM, Social Health