Laporkan Masalah

Pengaruh jenis perekat terhadap keruntuhan lentur dan geser balok laminasi galar serta bilah vertikal bambu peting

ARNANDHA, Yudhi, Dr.Ir. Fitri Mardjono, M.Sc

2006 | Tesis | S2 Teknik Sipil

Sebagai salah satu material substitutif yang mudah didapat, bambu telah menjadi pilihan mudah dalam menggantikan fungsi kayu yang kian tak terjangkau harganya. Penelitian terhadap pemakaian bambu telah banyak dilakukan sebagai upaya untuk membandingkan kekuatan bambu dengan kayu, salah satunya adalah penelitian terhadap balok laminasi bambu peting. Perilaku bambu peting dalam bentuk balok laminasi bilah ataupun galar diharapkan dapat diketahui lebih lanjut melalui penelitian ini. Jenis perekat yang berbeda yaitu urea (UF –104) dan melamin (MF-204) digunakan sebagai salah satu faktor pengujian. Uji pendahuluan dilakukan terlebih dahulu untuk mengetahui sifat fisika dan mekanika bambu peting. Balok laminasi galar dan bilah dibuat dengan menggunakan dua perekat yang berbeda, lantas dilakukan pengujian lentur dan geser dengan metode four points load. Panjang bentang untuk pengujian lentur adalah 240 cm dan 100 cm untuk pengujian geser. Beban statik sebanyak 2 titik arah tegak lurus dengan jarak 33 cm, diletakkan pada bagian tengah bentang. Pengujian sifat fisika bambu peting menghasilkan besarnya kadar air dan kerapatan yaitu sebesar 15,79% dan 0,727 g/cm3. Pengujian sifat mekanika menunjukkan nilai rata kuat tekan sejajar serat, tekan tegak lurus serat, tarik sejajar serat, MOR, MOE dan kuat geser berturut-turut adalah 58,63 MPa, 6,04 MPa, 163,42 MPa, 98,01 MPa, 12885 MPa dan 11,67 MPa. Berdasarkan hasil pengujian lentur dan geser diperoleh hasil bahwa balok laminasi bilah lebih kuat bila dibandingkan galar. Perekat urea dan melamin memiliki kekuatan yang paling besar bila digunakan pada bilah. Balok laminasi galar memiliki kekuatan yang lebih baik bila menggunakan perekat melamin dibanding dengan urea. Pendekatan analisis varians menunjukkan bahwa jenis perekat sangat dipengaruhi oleh bentuk laminasi, sebaliknya bentuk laminasi tidak banyak terpengaruh oleh jenis perekat. Balok laminasi bambu peting dengan kekuatan tertinggi adalah balok bilah dengan perekat urea, lantas balok bilah dengan perekat melamin, balok galar dengan perekat melamin dan balok galar dengan perekat urea.

As one of the substitutive material that being easily to find, bamboo becomes an easy choice to replace wood consumption, thus mainly due to the fact that wood price becoming unreachable recently. Plenty of strength comparation research being conducted between bamboos and wood nowadays, one of them is bamboo “peting”. This research objectivity is studying about the behavior of stripped laminated beam and also flatten laminated beam. Furthermore, this research also make a comparation between two types of glue, they are urea (UF – 104) and melamine (MF –204). Before the research began, preliminary test had been carried out to observe the physical and mechanical behavior of this kind of bamboo. Hence, from those two types of glue above, stripped and flatten laminated beam was made to be tested under bending and shear rupture with four points load conditions. The beam span for bending test was 240 cm and 100 cm for shear test. The space between two perpendiculars statically loads were 33 cm, exactly in the center of these laminated beams. From the preliminary test noted that the moisture content and the density were 15.79% and 0.727 g/cm3. The mechanical behavior indicated the compression parallel and perpendicular, tensile, modulus of rupture, modulus of elasticity, shear strength were 58.63 MPa, 6.04 MPa, 163.42 MPa, 98.01 MPa, 12885 MPa and 11.67 MPa. Based on bending and shear tests, noted that stripped laminated was stronger than flatten one. Nevertheless, urea and melamine had better strength on stripped usage. Melamine glued on flatten laminated gave higher strength than urea. Analysis of variance indicated that type of glue had been influenced by the shape of laminated, in the contrary shape of laminated didn’t influenced much by type of glue. In this research, the highest strength was urea stripped laminated, then melamine stripped, melamine flattens and finally urea flattens.

Kata Kunci : Balok Laminasi, Bambu Peting, Kuat Lentur dan Geser, bamboo “peting”, stripped and flatten laminated beam, urea and melamine, bending and shear rupture.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.