Optimasi proses penyulingan Nilam menggunakan variasi jumlah lubang angsang pada model penyulingan dengan uap
NURYANTO, Ir. Subarmono, MT.,PE
2005 | Tesis | S2 Teknik Mesin (Mag. Sistem Teknik-Tek. IndustriMinyak nilam yang banyak dibutuhkan untuk digunakan sebagai bahan baku dan bahan fiksatif paling baik pada industri wangi wangian, kosmetik dan obat obatan, rata rata diproduksi oleh industri kecil. Salah satu fenomena umum yang sering dijumpai pada industri kecil adalah bahwa kondisi alat yang digunakan untuk proses produksi belum dikaji untuk dapat tercapainya hasil produksi yang optimum. Penelitian ini berupa studi eksperimen, bertujuan untuk mengetahui kondisi optimum proses penyulingan nilam menggunakan variasi jumlah lubang angsang pada model penyulingan dengan uap. Indikator dari kondisi optimum adalah tercapainya rendemen minyak tertinggi.Sebagai perangkat analisis data digunakan program Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan angsang dengan ukuran 5 lubang/mesh memberikan perolehan rendemen minyak yang paling tinggi yaitu sebesar 3,78%. Kondisi optimum proses penyulingan pada penggunaan angsang 5 lubang/mesh. Laju penyulingan berbanding lurus dengan penambahan jumlah lubang angsang. Kualitas minyak hasil percobaan tidak memenuhi syarat mutu minyak nilam menurut standar SNI 06-2385-1998.
Patchouli oil many applied as basic material and fixative material in perfumery, cosmetics and medical industrial which produce from small industry. The general phenomena in small industry is optimizing instrument condition to reach and increase oil productivity. Optimal instrument condition should be studied by detail examination. One of important thing is variation total grids in steam distillation model that problem as be our objective in research experiment. To Indicate optimal condition is increasing percentage of yield or oil and quality produced from steam distillation. The result of our research experiment shown that using grid with 5 holes each mesh contribute the optimum percentage of oil production is 3,78 %. Flow rate of distilled (mixture oil and water) is equal or straight consideration with total holes in grids up to 7 holes each mesh. That phenomena related with steam distribution and steam diffusion in distillatory tank. Quality of yield from the optimum condition (5 hole each mesh) was analized from percentage of patchouly alcohol, oil density, organoleptic, refraction index number, solution in etanol 90 %, acid number and optical number is qualified was belong to Indonesian National Standard (SNI 06-2385-1998).
Kata Kunci : Penyulingan Nilam,Lubang Angsang,Rendemen, Patchouli, Grid holes, Rendement.