Laporkan Masalah

Pemanfaatan Citra Landsat 7 ETM+ untuk evaluasi penggunaan lahan dalam Rencana Umum Tata Ruang Wilayah :: Studi kasus Kabupaten Timor Tengah Selatan

TALLO, Octas Budiman, Ir. Subaryono, MA.,Ph.D

2006 | Tesis | S2 Teknik Geomatika

Perkembangan pembangunan yang berlangsung secara terus menerus dan adanya desentralisasi sistem pemerintahan, menyebabkan terjadinya perubahan pemanfaatan ruang atau penggunaan lahan pada suatu wilayah, khususnya wilayah kabupaten dan kota. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan pelaksanaan rencana pembangunan di Kabupaten Timor Tengah Selatan dalam 10 tahun terakhir antara tahun 1995 sampai dengan tahun 2004 diperlukan suatu kegiatan evaluasi. Kegiatan evaluasi terhadap rencana penggunaan lahan tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi penginderaan jauh, khususnya citra Landsat 7 ETM+. Penelitian dilakukan dengan mengolah data citra Landsat 7 ETM+. Proses pengolahan citra diawali dengan melakukan fusi antara citra RGB dengan citra pankromatik agar didapat citra baru dengan resolusi 15 meter. Selanjutnya dilakukan proses klasifikasi digital beracuan algoritma maximum likelihood dengan uji ketelitian menggunakan metode Short. Hasil klasifikasi dioverlaykan dengan peta rencana penggunaan lahan dalam RTRW kabupaten Timor Tengah Selatan dan dilakukan perbandingan luasan rencana penggunaan lahan dengan luas penggunaan lahan hasil klasifikasi citra. Luas hasil klasifikasi penggunaan lahan dengan menggunakan citra Landsat 7 ETM+ adalah sebesar 382.165,91 Ha dari total luas rencana penggunaan lahan dalam RTRW sebesar 394.700 Ha. Uji ketelitian klasifikasi adalah 97,16% pada tingkat kepercayaan 96,37%. Kelas penggunaan lahan yang didapat dari hasil klasifikasi sebanyak 8 kelas yaitu : pemukiman, hutan, perkebunan, pertanian, semak, lahan terbuka, lahan kering dan air. Terjadi perubahan penggunaan lahan yaitu : lahan kering menjadi lahan pertanian dan perkebunan, hutan produksi menjadi lahan terbuka, tanah rusak menjadi semak, serta kebun campuran menjadi lahan terbuka. Secara keseluruhan hasil pelaksanaan rencana RTRW sub bagian penggunaan lahan yang dicapai oleh pemerintah kabupaten Timor Tengah Selatan dari tahun 1995 sampai dengan tahun 2004 adalah sebesar 74,6%.

The continuous increasing development and decentralization governmental system had caused the changes land use in a region, especially in county and city region. In order to determine the development plan implementation success rate in the South Middle Timor County for the past 10 years between 1995 and 2004, an evaluation process must take place. Using the remote sensing technology, especially the Landsat 7 ETM+ image, the regional land use pattern can be evaluated. The research was done by processing the Landsat 7 ETM+ image data. The image processing began by fusing the RGB image with panchromatic image to acquire a new image of 15 meters resolution. The image was then digitally classified with maximum likelihood algorithm and the Short Method was used for the precision test. The classification result was then overlaid with the land use plan map within the South Middle Timor County Land Use Planning and the next step is comparing between the land use plan areas with the image classification result for the land use areas. The area as a result of land use classification using the Landsat 7 ETM+ image is 382,165.91 hectares of the planning area as a 394.700 hectares. The result of classification precision test is 97.16% at 96.37% of confidence level. The land use classes derived from the classification are houses, forests, plantations, farms, bushes, open space, dry space and water. There were land use changes, i.e.: dry space to farms and plantations, production forests to open space, damage land to bushes and mixed plantations to open space. The overall result of the land use sub section from the County Land Use Planning implementation by South Middle Timor County Government between 1995 and 2004 is 74.6%.

Kata Kunci : Citra Landsat 7 ETM+ ,Rencana Tata Ruang Wilayah, Landsat 7 ETM+ image, County Land Use Planning, land use, evaluation


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.