Identifikasi perubahan penggunaan lahan menggunakan Citra Ikonos tahun 2000 dan Quickbird tahun 2003 untuk pemeliharaan basis data Pajak Bumi dan Bangunan :: Studi kasus Kelurahan Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta
WESTIYANI, Woro, Ir. Christine Noegroho Kartini, SU.Pj
2006 | Tesis | S2 Teknik GeomatikaPerkembangan fisik suatu wilayah erat kaitannya dengan perubahan penggunaan lahan wilayah tersebut. Perubahan penggunaan lahan khususnya untuk lahan yang nilai ekonominya meningkat, merupakan potensi pajak yang perlu digali guna peningkatan penerimaan pajak. Kualitas Informasi perubahan penggunaan lahan yang rendah disebabkan faktor-faktor seperti (1) keterlambatan wajib pajak melaporkan kondisi obyek and (2) keterbatasan tenaga pendata. Masalah tersebut dan kecenderungan perubahannya dapat diatasi dengan memanfaatkan kemajuan teknologi di bidang penginderaan jauh. Penelitian ini berupaya mengidentifikasi perubahan penggunaan lahan dengan memanfaatkan citra berresolusi spasial tinggi (citra IKONOS dan QuickBird) yang diambil pada dua tahun yang berbeda (tahun 2000 dan 20003) guna pemeliharaan basis data pajak bumi dan bangunan. Penelitian ini menggunakan metode interpretasi citra secara visual. Deteksi perubahan manual digitasi on-screen dipakai untuk mendeteksi perubahan penggunaan lahan. Itu dilakukan dengan mendigitasi kedua citra yang telah diinterpretasi dan memenuhi syarat uji interpretasi. Proses digitasi bersamaan dengan identifikasi obyek dengan cara delineasi batas obyek dan pemberian data atribut obyek. Hasil digitasi di tumpang susunkan untuk mengetahui obyek yang mengalami perubahan penggunaan lahan. Hasilnya dianalisis untuk pemeliharaan basis data dalam SISMIOP. Penyajian penelitian ini menggunakan model SIG untuk memvisualisasikan perubahan penggunaan lahan yang terjadi di Kelurahan Giwangan selama tahun 2000 sampai dengan 2003. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama tahun 2000 sampai dengan 2003 telah terjadi perubahan penggunaan lahan di Kelurahan Giwangan sebanyak 104 obyek pajak dengan luas keseluruhan 126.260 m2 atau sebesar 12,06% dari total luas. Perubahan terbanyak yaitu dari lahan pertanian menjadi kavling siap bangun yaitu 43 obyek pajak dengan luas 86.874 m2 atau sebesar 68,81%. Informasi perubahan penggunaan lahan menghasilkan sebanyak 430 obyek pajak yang harus dipelihara atau 21,50% dari total obyek. Perubahan atas data obyek sebesar 21,50% tersebut sudah memenuhi syarat untuk diadakan pemeliharaan basis data obyek dan subyek pajak secara masal di Kelurahan Giwangan sesuai dengan KEP-533/PJ/2000.
The physical development of a region is related to its land use change. The land use change particularly towards land uses that increase their economic values, is the potential tax that should be explored in order to improve the tax revenue. The poor quality of land use change information is caused factors including (1) the late report about object conditions by the tax payers, and (2) lack of human resources. The problems and the change trend could be overcome by utilizing technology development on remote sensing. The research contribute to efforts in identifying the land use change by using the multi-dates high resolution images (IKONOS and QuickBird Images) to maintain the land and building tax database. This research used the visual image interpretation method. Manual onscreen digitization of change was used to detect the land use change. This is done by digitizing the two dates of images that had been interpreted and passed the interpretation test. The process of digitations was done at the same time with the identifications by delineating of the object and putting on the object’s attribute data. The digitations results were overlaid each other to know the object having land use change. The result was analyzed for maintaining the database on SISMIOP (Property Tax Information and Management System). The research presented by a GIS model to visualize the land use change at Giwangan Village during year 2000 up to 2003. The result of this research indicates that during year 2000 up to 2003, at Giwangan Village there were land use changes on 104 objects covering 126.260 m2 of areas or equal to 12,06% from the total area. The largest number of changes is the change from land use of agriculture to the ready-to-build site that is amounting 43 objects covering 86.874 m2 or equal 68,81%. The information of land use change revealed that there are 430 objects that should be maintained in the database or 21,50% from total objects. According to KEP-533/PJ/2000, the changes as much as 21,50% meet the requirement to conduct the mass database maintenance at Giwangan Village.
Kata Kunci : Citra Ikonos 2000,Quickbird 2003,Basis Data PBB