Laporkan Masalah

Genesa Perlit dan rekayasa pemanfaatannya sebagai bahan pembuatan beton ringan :: Studi kasus Perlit Doro Donggomasa Kecamatan Lambu Kabupaten Bima

MASYKUR, Prof.Ir. Sukandarrumidi, M.Sc.,Ph.D

2006 | Tesis | S2 Teknik Geologi (Magister Geologi Pertambangan)

Tesis dengan judul “Genesa Perlit dan Rekayasa Pemanfaatannya Sebagai Bahan Pembuatan Beton Ringan (Studi Kasus Perlit Doro Donggomasa Kecamatan Lambu Kabupaten Bima)”dilaksanakan di Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Propinsi Nusa Tenggara Barat. Secara geografis, daerah penelitian terletak pada 119°00’00” - 119°03’00” BT dan 08°38’30” - 08°43’00” LS. Metode penelitian yang digunakan terdiri atas 2 metode, yaitu penelitian lapangan dan penelitian laboratorium Berdasarkan pengamatan lapangan dan analisis laboratorium, perlit daerah Doro Donggomasa merupakan perlit granular atau banded perlite yang bertipe dasitik, terbentuk sebagai hasil aliran magma yang bersifat dasitik dan membeku dengan tiba-tiba. Cadangannya mencapai 8.948.688,75 m3 atau sekitar 20.159.606 ton. Berdasarkan hasil percobaan dan analisis laboratorium, perlit memiliki berat jenis 1,862 sehingga termasuk jenis agregat ringan dan beton ringan yang dihasilkan pada rasio volume semen/perlit (1/5; 1/6; 1/7; 1/8) memiliki berat isi berturut-turut adalah 1.621; 1.567; 1.475; dan 1.402 kg/m3, dan kuat tekan berturut-turut adalah 13,623; 8,3035; 4,585; dan 2,603 MPa. Dari hasil uji kuat tekan, beton ringan perlit muai (BRPM) pada semua variasi campuran secara teknis dapat digunakan pada semua jenis konstruksi dinding berdasarkan standar PUBI-1982. Variasi campuran 1/5 dan 1/6 dapat digunakan pada konstruksi dinding yang menahan beban, dan variasi campuran 1/7 dan 1/8 dapat digunakan pada konstruksi dinding yang tidak menahan beban, terutama untuk konstruksi dinding bangunan bertingkat dan bangunan di daerah rawan gempa, sebagai akibat berkurangnya berat bangunan.

The thesis entitled “The Genesis of Perlite and Its Engineering Utilization as A Material of Lightweight Concrete (Case Study of Perlite in Doro Donggomasa, Lambu Subdistrict, Bima Regency)” has been done in Lambu Subdistrict, Bima Regency, West Nusa Tenggara Province. Geographically, the research area is located at 119°00’00” - 119°03’00” East Longitude and 08°38’30” - 08°43’00” South Latitude. Two methods of research were implemented i.e : field research and laboratory research. Based on the field research and the laboratory analysis, the perlite of Doro Donggomasa region is a granular perlite or banded perlite of a dasitic type. It was formed as a magma flow product with dasitic characteristic and suddenly frozen. The reserve is 8.948.688,75 m³ or about 20.159.606 tons. Based on the experimental result and the laboratory research, perlite has a specific gravity of 1,862 so that is included a lightweight aggregate. The lightweight concrete can be produced at volume ratio cement/perlite (1/5; 1/6; 1/7; and 1/ 8) has a volume weight of 1.621; 1.567; 1.475; and 1.402 kg/m3, respectively, and pressured strength of 13,623; 8,3035; 4,585; and 2,603 MPa, respectively. Based on the value of pressured strength, expanded perlite lightweight concrete (EPLC) in all mixture variation, technically, can be used for all kinds of wall construction according PUBI-1982 standard. Mixture variation 1/5 and 1/6 can be used for wall construction with endured weight, and mixture variation 1/7 and 1/8 can be used for wall construction with out weight, particularly for the wall construction of multistoried buildings and buildings in earthquake area, as the result of reducing weight construction.

Kata Kunci : Perlit, Perlit Muai, Beton, Beton Ringan, Perlite, Expanded Perlite, Concrete, Lightweight Concrete


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.