Pengaruh Setting ruang bermain terhadap perkembangan kreativitas pada anak usia dini :: Studi kasus Islamic Fullday Childcare and Preschool Ahsanu Amala di Yogyakarta
MASIMING, Zulfitriah, Ir. Haryadi, M.Arch.,Ph.D
2006 | Tesis | S2 Teknik ArsitekturPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah setting ruang bermain yang ada, khususnya pada Taman Penitipan Anak studi kasus dapat mengembangkan kreativitas pada anak usia dini. Hipotesis yang diajukan adalah lebih besar pengaruh setting ruang bermain setelah perlakuan daripada sebelum perlakuan pada setting ruang bermain terhadap peningkatan kreativitas pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah Kuasi Eksperimental sedangkan desain penelitiannya adalah Desain Interaksi Perlakuan dengan Subjek (Treatment by Subject Design). Penelitian dilakukan dengan mengambil studi kasus pada Taman Penitipan Anak “Ahsanu Amala†dengan jumlah subjek amatan 10 orang yang berusia 3 – 5 tahun. Alat pengumpul data digunakan instrumen tes sedangkan penjelasan hasil tes digunakan metode observasi melalui teknik pemetaan perilaku Person Centered Mapping. Data hasil tes dianalisis dengan rumus t – test sedangkan analisis data yang digunakan adalah Kuantitatif Deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan setting ruang bermain terhadap peningkatan kreativitas anak usia dini. Skor peningkatan kreativitas rata-rata sebesar 5,2 %. Adapun elemen fisik setting ruang bermain yang menjadi indikator sumber kreativitas anak usia dini adalah elemen fix: dinding, lantai, jendela & sudut ruang, semi fix: gordin jendela, rak mainan, meja, kursi, pembatas area dan ranjang bayi dan non fix: aktivitas bermain dan alat bermain. Sedangkan bentuk setting yang dapat mengembangkan kreativitas anak adalah membagi ruang bermain atas beberapa area (minimal 5 area) dengan tema yang berbeda seperti area balok/konstruksi, area seni, area tenang, area rumahrumahan dan area tengah (pusat area) serta melengkapi setiap area dengan material mainan sesuai dengan tema area, menggunakan pembatas area, memasang papan/media menggambar pada area seni dan memberi penutup lantai pada setiap area kecuali area seni.
This research aimed to identify if setting of playing room especially in Daycare Center studied can improve creativity of early age child. Hypothesis proposed is that there is greater influence after treatment than before treatment of setting playing room on increase of creativity of early age child. Method research used is Experimental Quasy while research design using Treatment by Subjects Design. This research was done by taking case study of in Daycare Center “Ahsanu Amala†with observed subject of ten 3 to 5 year old children. Data is collected using test instrument while explanation of result used observation method through behaviour mapping technique Person Centered Mapping. Data of test result was analyzed with t-test while data analysis used is Quantitative Descriptive. Results of the research indicate that there is significant influence of setting of playing room on creativity improvement in early age children. Score of average creativity improvement is 5.2%. Physical elements of playing room setting as indicator of early age child creativity source are fixed elements (wall, floor, windows & room corner), semi fixed elements (window curtain, toy rack, table, chair, area divider, cribs) and non-fixed elements (playing activity and playing tools). Setting that can improve child creativity is division of playing room into some areas (at least 5 areas) with different theme such as block/construction area, art area, quiet area, house area and center area, equipping each area with playing tools according to the area theme, use of area divider, placing drawing board/media in art area and giving floor cover in each area except in art area.
Kata Kunci : Ruang Bermain,Setting,playing room setting, creativity, early age child