Kemandirian lanjut usia (Lansia) ditinjau dari dukungan sosial dan optimisme
SUWARTI, Dr. Sukarti)
2006 | Tesis | S2 Psikologi (Psikologi Perkembangan)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemandirian lanjut usia (Lansia) ditinjau dari dukungan sosial dan optimisme. Penelitian ini juga ingin mengetahui kemandirian lansia ditinjau dari jenis kelaminnya, antara laki-laki dan perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan skala kemandirian, skala dukungan sosial dan skala optimisme. Subjek dalam penelitian ini adalah 68 lansia yang ada di daerah Purwokerto yang terdiri dari 35 lansia laki-laki dan 33 lansia perempuan. Hasil analisis regresi pada lansia diperoleh R = 0,347, dan p = 0,015, pada taraf signifikansi < 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara kemandirian lansia dengan dukungan sosial dan optimisme, dengan sumbangan efektif sebesar 12,1 %. Hasil ini juga menunjukkan bahwa hipotesis pertama diterima. Hasil analisis regresi pada lansia diperoleh R = 0,244, dengan p = 0,022, pada taraf signifikansi < 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial dengan kemandirian lansia, dengan sumbangan efektif sebesar 9,61 %. Hasil ini juga menunjukkan bahwa hipotesis kedua diterima. Hasil analisis regresi pada lansia diperoleh R = 0,301, dengan p = 0,005, pada taraf signifikansi < 0,01. Hasil ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang sangat signifikan antara optimisme dengan kemandirian lansia, dengan sumbangan efektif sebesar 5,95 %. Hasil ini juga menunjukkan bahwa hipotesis ketiga diterima. Hasil analisis uji t-test diperoleh mean laki-laki 24,31, mean perempuan 24,06, t = 0,240, p = 0,811, dengan p > 0,05. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemandirian dalam jenis kelamin antara lansia laki-laki dan lansia perempuan. Hasil ini juga menunjukkan bahwa hipotesis keempat ditolak.
The purpose of this research was to identify the social support and optimism on elderly self reliance and to know the difference gender between man and woman. Data were collected by the self reliance scale, social support scale and optimism scale. The subjek were 68 lansia in area Purwokerto, consisted of 35 mans elderly and 33 womans elderly. The result of regression analysis on lansia obtained R = 0,347, p = 0,015 (p < 0,05). The result of this analysis indicated that social support and optimism significantly have positive relation on self reliance lansia, with the effective contribution equal to 12,1 %. This result also indicate that the first hypothesis accepted The result of regression analysis on elderly obtained R = 0,244, p = 0,022 (p < 0,05). The result of this analysis indicated that elderly self reliance significantly have positive relation on social support, with the effective contribution equal to 9,61 %. This result also indicate that the second hypothesis accepted The result of regression analysis on elderly obtained R = 0,301, p = 0,005 (p < 0,01). The result of this analysis indicated that elderly self reliance significantly have positive relation on optimism, with the effective contribution equal to 5,95 %. This result also indicate that the third hypothesis accepted The result of t-test analysis obtained mean mans 24,31, mean womans 24,06, t = 0,240, p = 0,811 (p > 0,05). The result of this analysis indicate that the self reliance not difference between elderly mens and womens. This result also indicate that the fourth hypothesis refused.
Kata Kunci : Kemandirian, Lansia, Dukungan Sosial, social support, optimism, self reliance and elderly.