Laporkan Masalah

Penyediaan air minum pada tahap respon terhadap bencana bagi masyarakat rentan di Kota Banda Aceh Nanggroe Aceh Darussalam

DEWI, Puspita, Dr. Suratman Worosuprodjo, M.Sc

2006 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

Bencana tsunami yang terjadi di Aceh pada 26 Desember 2004 telah mengundang banyak pihak untuk ikut memberi bantuan kemanusiaan terutama berkaitan dengan penyediaan air minum sebagai unsur terpenting pada tahap awal dari suatu respon terhadap bencana. Permasalahan yang timbul dalam masyarakat adalah berkaitan dengan ketidakmerataan suplai dan kualitas air minum yang diterima masyarakat pada beberapa lokasi hunian sementara. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengkaji permasalahan yang ada pada masyarakat bekaitan dengan penyediaan air minum bantuan di Kota Banda Aceh, (2) mengidentifikasi isu strategis dari pihak lembaga yang terlibat, dan (3) menyusun rekomendasi berupa alternatif penanganan pada hal-hal yang berkaitan dengan penyediaan air minum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Informasi tentang permasalahan di masyarakat di analisis melalui pengukuran terhadap kondisi ketercukupan masyarakat atas pemenuhan terhadap kebutuhan air minum, sedangkan isu strategis dari pihak lembaga diperoleh melalui analisis menggunakan matriks SWOT terhadap faktor lingkungan eksternal dan internal lembaga. Permasalahan yang ada di masyarakat dan isu strategis yang ada pada pihak lembaga kemudian dijadikan input dalam pembuatan rekomendasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) permasalahan pada masyarakat adalah berkaitan dengan kurangnya pasokan, kualitas air minum, dan adanya ketidakmerataan dalam penyediaan air minum, (2) isu strategis yang penting untuk dikembangkan oleh pihak lembaga adalah peningkatan upaya koordinasi pada kemitraan yang terjalin antar Lembaga, upaya penentuan jumlah pasokan air minum yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, peningkatan kinerja Pemda setempat untuk mengembalikan kepercayaan pihak internasional, serta upaya pemantauan kondisi terpenuhinya kebutuhan air minum bagi masyarakat yang membutuhkan khususnya masyarakat rentan di Kota Banda Aceh.

In the year 2004, FE UGM provided the Wi-Fi facility, which can be used by all lecturer, students and employees freely. But in its applying, the wireless’s security issues which can menace the local network itself, become something to worry about. Minimum wireless security on protecting FE UGM wireless network can peep out the attack and trouble to the availability and confidentiality of network wireless. This research aim is to design network wireless security based on the use of AAA server (Authentication, Authorization, Accounting), that will be appropriate to be applied at FE UGM’s wireless network, based on the user’s availability and confidentiality. According to wireless network’s security necessity in FE UGM, the writer has design a security method based on AAA server (Authentication, Authorization, and Accounting) and security protocol (RADIUS and TACACS+). Security system based on RADIUS protocol use Captive Portal method or WPA method, while on TACACS+ used Captive Portal. The use of FreeRADIUS and captive portal chillispot which is simple, cheap and easy to adapt, have already been chosen as one of the wireless security that can be implement at FE UGM, because its practical configuration which is only done at AAA server. The use of Dialup Admin on accounting process can facilitate the administrator to manage the existing network wireless can also be one of the advantages on using this system. With this system, user can be directly connected to the internet when have enlisted to become the valid user.

Kata Kunci : Lingkungan Hidup dan Manusia,Bencana,Kualitas Air Minum, Wireless, AAA, RADIUS, TACACS+, Captive Portal, Dialup Admin, WPA


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.