Kontaminasi logam Pb dari emisi kendaraan bermotor pada daun tumbuhan waru (Hibiscus tiliaceus) di kawasan Ring Road Utara Yogyakarta dan pengaruhnya terhadap kinerja dekomposisi komunitas mikrobia dekomposer tanah
WEBBY, Prof.Dr. S. Djalal Tandjung, M.Sc
2006 | Tesis | S2 Ilmu LingkunganPerkembangan Kota Yogyakarta dan daerah di sekitarnya menyebabkan aktivitas transportasi di kawasan Ring Road Utara semakin meningkat sehingga mengakibatkan terjadinya kontaminasi Pb di lingkungan termasuk pada vegetasi akibat emisi kendaraan bermotor yang menggunakan bahan bakar bertimbal. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari variasi tingkat kontaminasi Pb pada daun tumbuhan Waru (Hibiscus tiliaceus) dan hubungannya dengan jarak tumbuhnya dari Ring Road Utara, serta mempelajari pengaruh kontaminasi tersebut terhadap tingkat dekomposisinya. Penelitian ini menggunakan metode survei lapangan, analisis dan eksperimen di laboratorium. Analisis kandungan Pb pada daun Waru di laboratorium menggunakan metode destruksi basah dan AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer), analisis mikrobia tanah menggunakan metode TCP (Total Plate Count), dan analisis dekomposisi menggunakan metode litter-bag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun tumbuhan Waru di sekitar kawasan Ring Road Utara Yogyakarta terkontaminasi oleh Pb dengan tingkatan yang bervariasi antara 0,00157 - 0,02595 mg/g dengan tingkat kontaminasi ratarata sebesar 0,00757 mg/g. Hubungan tingkat kontaminasi Pb dengan jarak tumbuhnya dari Ring Road Utara tidak signifikan, namun terdapat pola kencenderungan bahwa kontaminasi Pb pada daun semakin menurun dengan pertambahan jaraknya dari jalan. Kontaminasi Pb pada daun Waru berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat dekomposisi daun dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,919. Semakin tinggi kandungan Pb dalam daun menyebabkan tingkat dekomposisinya semakin rendah.
Increasing of transportation activities due to Yogyakarta growth and the regions around has caused lead contamination on the environment include vegetations by lead-gasolined vehicles emission. This research aims to study about lead contamination rate variations on Waru (Hibiscus tiliaceus) leaves and its relations with distances from North Ring Road, and to study about its effect on decomposition rate. Methods of this research using field survey, analysis and experiment in the laboratories. Lead concentration of Waru leaves was analyzed in the laboratory using wet destruction and AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer), soil microbial was analyzed using TCP (Total Plate Count) method, and decomposition was analyzed using litter-bag method. Research indicated that Waru leaves around North Ring Road region have been contaminated by lead variously from 0,00157 mg/g until 0,02595 mg/g, and the average contamination was 0,00757 mg/g. Lead contamination on Waru leaves have no significant correlation with the distance of Waru position from the road, but it showed gradual decrease of lead contamination when the distance became further from the road. Lead contamination on Waru and leaves decompositon rate significantly correlated with correlation coefficient (r) was 0,919. Increasing of lead contamination on leaves was impact on decreasing of decomposition rates.
Kata Kunci : kontaminasi Pb, daun Waru, dekomposisi, Ring Road Utara, lead contamination, Waru leaves, decomposition, North Ring Road