Laporkan Masalah

Manfaat Program Dana Bergulir melalui Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat di Kecamatan Susut Kabupaten Bangli

HIBERON, Jetet, Prof.Dr. Tadjuddin Noer Effendi

2005 | Tesis | S2 Sosiologi (Kebijakan dan Kesejahteraan Sosial)

Topik mengenai pembangunan saat ini tidak lepas dari wacana dan tuntutan paradigma baru tentang pembangunan yang berpusat pada manusia, sudah semestinya pendekatan perencanaan dari bawah diperbesar dan menjadi inti proses pelaksanaan pembangunan yang memberdayakan masyarakat dan lembaga lokal. Program dana bergulir PPK adalah sebuah konsep pembangunan ekonomi pedesaan yang merangkul nilai- nilai sosial untuk mendorong terciptanya kekuatan dan kemampuan lembaga masyarakat untuk secara mandiri mengelola dirinya sendiri berdasarkan kebutuhan masyarakat, serta mampu mengatasi tantangan persoalan dimasa yang akan datang. Tesis ini meneliti tentang suatu dimensi yang lebih khusus yaitu kajian tentang manfaat program dana bergulir PPK yang implementasi kebijakannya didesain dengan melibatkan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) milik desa adat, dimana lembaga lokal ini sudah lama berkembang dan mengakar pada masyarakat adat di Kecamatan Susut secara khusus dan masyarakat di Propinsi Bali pada umumnya. Sehingga yang menjadi unit analisis pada penelitian ini adalah masyarakat penerima manfaat dan LPD sebagai lembaga lokal yang menyalurkan dana bergulir PPK, dengan lokus penelitian adalah di Kecamatan Susut Kabupaten Bangli Propinsi Bali. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif, berupa ucapan orang-orang serta fenomena sosial yang dapat diamati. Dalam penelitian ini, data-data dikumpulkan melalui pengamatan dan kajian secara langsung (observasi), wawancara dan dokumentasi. Untuk mengkaji permasalahan secara teoritis maka digunakan teori fungsionalisme struktural dan teori struktur-struktur mediasi sebagai kerangka / landasan teori. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan dana bergulir oleh masyarakat didasarkan pada peranan LPD yang menerapkan mekanisme persyaratan yang tidak berbelit-belit dengan pelayanan yang mudah, cepat dan murah namun tetap pada aturan dan asas yang mengacu pada awig-awig desa adat. Kebijakan penyaluran dana oleh LPD telah membawa dampak positif terhadap pengembangan usaha ekonomi produktif di pedesaan baik itu dari segi penambahan volume usaha ( produksi ), perbaikan atau perluasan jaringan usaha (pemasaran ) maupun variasi bentuk, jenis maupun desain produk. Prioritas pemanfa atan dana bergulir PPK oleh masyarakat telah didasarkan pada pola dan mekanisme perencanaan yang matang dengan pelaksanaan yang tetap konsisten terhadap pengembangan usaha produktifnya, sehingga manfaat yang dirasakan oleh masyarakat berbeda-beda, karena tergantung pada pola pemanfaatannya. Namun demikian dampak dari program ini, secara umum telah membawa kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, yang dapat dilihat dari adanya peningkatan pendapatan masyarakat terutama keluarga miskin.

Topic of concerning development in this time do not get out of the discourse and new paradigm about development which centre on human being, have been a enlarged bottom up planning approach and become the main process the development realized of empowering society and local institute. The PPK fund Program is a rural economic development concept which huddle up the social values to push the strength creation and ability institution society be autonomous for manage them to society requirement basically, and also able to overcome the problem challenge in the future. This thesis examine about a special dimension that is studied about benefit the PPK fund program which policy implementation it design Lembaga Perkreditan Desa (LPD) entangling, own the traditional village, where this local institution have been long enough expanded and grow on traditional society in Susut District peculiarly and generalized of Bali Province society. So that becoming analyze unit at this research is benefit receiver society of and LPD as local institution for PPK fund distributing, with the research locus in Susut District, Bangli Regency of Bali Province. The method used in this study is descriptive method with the qualitative approach, representing research procedure yielding descriptive data, in the form of people utterance and also social phenomenon which can be perceived. In this research, data collected by observation, interview and documentation. To examine the problems by theoretically was using structural functionalism theory and mediation structure theory as framework / based theory. The result of this research indicated that exploiting of the fund by the society relied on the role of LPD that applying conditions mechanism which not involved with the easy service, quickly and cheap but remain to regulation and principle which relate at awig-awig of traditional village. Policy of fund distribution by LPD have brought the positive impact to development of effort productive economics in that rural from the volume effort addition (production), repaired or network broadening effort (marketing) also the variation form , type and design product. Priority of exploiting PPK fund program by society have been relied on pattern and matured planning mechanism with the realizatio n which remain to be consistency about productive effort development, so that benefit by society is different each other, because depend on its employing pattern. However, the affect of this program, generalized have brought the contribution for make-up of society prosperity, which can be seen from existence of the make-up of society earnings especially impecunious family

Kata Kunci : Program Dana Bergulir,Lembaga Perkreditan Desa


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.