Intensi kekerasan suami terhadap istri ditinjau dari pengalaman individu dan strategi menghadapi masalah
SUDARYANA, Dr. Faturrochman, MA
2005 | Tesis | S2 PsikologiPenelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variabel strategi menghadapi masalah yang berorientasi pada masalah, strategi menghadapi masalah yang berorientasi pada emosi dan pengalaman individu tentang kekerasan dalam rumah tangga terhadap variabel intensi kekerasan suami terhadap istri. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 120 orang suami yang tinggal di kecamatan Jayapura Selatan, Abepura dan Sentani, propinsi Papua. Subyek penelitian adalah suami yang minimal telah menikah selama satu tahun, berusia tidak lebih dari 45 tahun, dan belum bercerai. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan mengunakan empat skala yaitu skala intensi kekerasan suami terhadap istri, skala strategi menghadapi masalah yang berorientasi pada masalah, skala strategi menghadapi masalah yang berorientasi pada emosi, dan skala pengalaman kekerasan dalam rumah tangga. Analisis statitistik yang digunakan untuk tujuan penelitian adalah teknik analisis regresi ganda dengan metode enter (enforce). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel strategi menghadapi masalah yang berorientasi pada masalah, strategi menghadapi masalah yang berorientasi pada emosi dan pengalaman individu tentang kekerasan dalam rumah tangga secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel intensi kekerasan suami terhadap istri. Bobot pengaruh relatif terbesar diberikan oleh variabel pengalaman individu tentang kekerasan dalam rumah tangga, diikuti oleh variabel strategi menghadapi masalah yang berorientasi pada emosi dan terakhir adalah kontribusi variabel strategi menghadapi masalah yang berorientasi pada masalah.
The purpose of this study was to examine the relationship among husband’s intention to abuse his wife, problem-focused coping strategy, emotionfocused coping strategy, and experience about domestic violence. Sample consisted of 120 husbands who live in district of South Jayapura, Abepura and Sentani, province of Papua. Their age are 45 years or below and had not been divorce. Data were collected by four scale, husband’s intention to abuse his wife scale, problem-focused coping strategy scale, emotion-focused coping strategy scale, and experience about domestic violence scale. Data then analyse by multiple reggression technique with enter/enforced method. The result show that problem-focused coping strategy, emotion-focused coping strategy and experience about domestic violence predict husband’s intention to abuse his wife. Experience of domestic violence has the most important influence to husband’s intention to abuse his wife, followed by emotionfocused coping strategy and problem-focused coping strategy.
Kata Kunci : strategi menghadapi masalah, kekerasan dalam rumah tangga, intensi kekerasan suami terhadap istri, Wife abuse, coping strategy, domestic violence