Laporkan Masalah

Teori sosial-kognitif dalam menjelaskan perilaku makan sehat pada anak yang mengalami obesitas

SARINTOHE, Eveline, Prof. Johana E. Prawitasari, Ph.D

2005 | Tesis | S2 Psikologi (Psikologi Klinis)

Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya hubungan prediktor dalam teori sosial kognitif dengan perilaku makan sehat. Prediktor dalam teori sosial kognitif yang dipakai dalam penelitian ini adalah efikasi diri, harapan akan hasil, dan pengetahuan (pengetahuan tentang makanan sehat). Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah anak-anak usia sekolah (9-12 tahun) di Sekolah Kr. Cita Hati Surabaya. Jumlah subjek penelitian yaitu 200 orang, yang terbagai 100 orang subjek atau anak yang memiliki berat badan normal dan 100 anak yang mengalami obesitas. Penyaringan subjek penelitian dilakukan dengan mengukur tinggi badan dan berat badan, dengan menggunakan Body Mass Index (BMI). Penelitian ini juga mengambil data dari ibu-ibu, untuk mendapat data tambahan mengenai aturan makan di keluarga dan kebiasaan makan anak. Metode pengumpulan data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data secara kuantitatif dilakukan dengan menggunakan angket dan tes. Angket yang digunakan adalah angket perilaku makan sehat, angket efikasi diri, dan angket harapan akan hasil. Pengetahuan tentang makanan sehat diukur dengan tes pengetahuan gizi. Pengumpulan data secara kualitatif dilakukan dengan menggunakan wawancara kepada 5 ibu, 3 anak yang memiliki berat badan normal, dan 3 anak yang mengalami obesitas. Hasil uji regresi menunjukkan tidak adanya hubungan antara efikasi diri dengan perilaku makan sehat (F = 0.720; p(0.397) > 0.05). Hasil uji regresi juga menunjukkan bahwa ada hubungan antara harapan akan hasil dengan perilaku makan sehat (F = 4.611; p(0.033) < 0.05). Pengetahuan tentang makanan sehat juga memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku makan sehat (F = 35.144; p(0.000) < 0.01). Hasil uji analisis varian menunjukkan adanya perbedaan perilaku makan sehat antara anak yang memiliki berat badan normal dan anak yang mengalami obesitas, demikian juga dengan variabel harapan akan hasil dan pengetahuan tentang makanan sehat. Hasil uji analisis varian tersebut menunjukkan bahwa perilaku makan sehat, harapan akan hasil, dan pengetahuan tentang makanan sehat anak yang memiliki berat badan normal lebih tinggi daripada anak yang mengalami obesitas. Hasil uji analisis varian juga menunjukkan tidak adanya perbedaan efikasi diri antara anak yang memiliki berat badan normal dan anak yang mengalami obesitas.

This research was aimed to find out the relationship between determinants of social cognitive theory wit h healthy eating. The determinants of social cognitive theory used for this research was self-efficacy, outcome expectations, and nutrition knowledge. The subjects of this research were 200 children from Cita Hati Elementary Christian School. The subjects were divided into two groups, 100 children with normal weight and 100 with obesity problem. The sorting of the subjects was done by measuring the height and the weight, using Body Mass Index (BMI). The research also took data from some mothers, to get additional data about eating rules in the family and their children’s habits. The method of collecting the data in this research was quantitative and qualitative. Quantitative method used questionnaires and multiple choice test. This research used 3 questionnaires, as healthy eating behavior, self-efficacy, and outcome expectation questionnaire. Knowledge of nutrition was measured with multiple choice test. Qualitative method used interview with 5 women, 3 children that have normal weight, and 3 obesity children. The result of regression analysis showed that there is no relationship between self efficacy and healthy eating behavior (F = 0.720; p(0.397) > 0.05). The result of regression analysis also showed that there is a relationship between outcome expectation and healthy eating behavior (F = 4.611; p (0.033) < 0.05) and either between nutrition knowledge and healthy eating behavior (F = 35.144; p(0.000) < 0.01).The result of variant analysis showed that there is a different self efficacy and outcome expectation between subject with normal weight and subject with obesity. There is also different nutrition knowledge between subject with normal weight and subject with obesity. This result showed that subject with normal weight has better healthy eating behavior , self efficacy, outcome expectation, and nutrition knowledge than subject with obesity. The result of variant analysis also showed that there is no different self efficacy between subject with normal weight and subject with obesity.

Kata Kunci : Teori Sosial Kognitif,Perilaku Makan Sehat,Obesitas,healthy eating behavior, social cognitive theory, self efficacy, outcome expectation, nutrition knowledge


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.