Aksesibilitas masyarakat nelayan pantai Oesapa terhadap Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat P (PEMP) :: Studi terhadap masyarakat pesisir Pantai Oesapa Kota Kupang
BUGEL, Frangky Roland, Dr. I Ketut Putra Erawan, MA
2006 | Tesis | S2 Ilmu Politik (Politik Lokal dan Otonomi Daerah)Upaya pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil merupakan bagian integral dari pembangunan perikanan dan kelautan saat ini yang mendapat perhatian dengan skala prioritas yang tinggi dan menjadi bagian dari kebijakan perencanaan pembangunan nasional. Hal tersebut karena wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil memiliki arti strategis dengan potensi sumber daya alam dan jasa lingkungannya yang terdapat di dalamnya. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir yaitu dengan Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (PEMP) melalui pemberian pinjaman modal secara bergulir untuk para nelayan yang membutuhkan modal. Program pemberdayaan masyarakat pesisir ini dalam implementasinya dilapangan menghadapi berbagai hambatan terutama menyangkut aksesibilitas masyarakat terhadap program ini. Dalam kaitannya dengan itu penelitian ini menganalisis aksesibilitas masyarakat nelayan Kelurahan Oesapa terhadap bantuan modal Program PEMP dengan menggunakan pendekatan deskriptif analisis dengan data-data yang berasal dari hasil observasi dan interview. Penelitian ini difokuskan pada implementasi obyek yang diteliti yang selanjutnya dikonstruksikan dengan konsep aksesibilitas yang mencakup tiga dimensi yaitu: (1) kognitif, (2) perilaku, dan (3) birokratik-administratif. Setelah menganalisa dan mendalami berbagai data yang diperoleh selama penelitian berlangsung maka aksesibilitas masyarakat nelayan Kelurahan Oesapa terhadap program pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir cenderung terbatas aksesibilitasnya dan hanya dimanfaatkan oleh mereka yang bermata pencaharian pokok sebagai nelayan penangkap ikan. Secara konseptual aksesibilitas masyarakat terhadap program PEMP di Kelurahan Oesapa dipengaruhi oleh tiga dimensi yaitu : dimensi institusional dari organisasi penyelenggara program/pelayanan publik, dimensi kognitif dan dimensi perilaku dari pemanfaat program/pelayanan publik.
Beaches and small islands cultivation is integral part of oceaness and fishing development, that take highest priority from national development planning. Because beaches adnd small islands have strategic potention in nature resources. One of government program to increase beaches citizen living is ‘Beaches citizen economic efforts programme in other word Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (PEMP)’ through lending capital to fishermans that needed capital. To implementate this programme there are many obstructions especially the citizen acccessibilities to this programme. This reseach will analize the fisherman citizen accessibities in Oesapa village to PEMP by descriptif analizys from observation and interview data. This reseach focus to object implementation which is research and then constructed with accessibities consep i.e kognitif, behavior and birocratic-administratif. The result of this research that fisherman beaches citizen in Oesapa village is limited accessibilities to PEMP. It just used by them whom only as fisherman in their job.Conseptually the accessibility of beaches citizen influenced by three dimensi i.e institutional dimensi from public relation/ even organizer of this programme, kognitif dimensi and behavior from public relations/programme user.
Kata Kunci : Kebijakan Pemerintah,Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir,Accessibilty, Beach citizen, economic efforts