Laporkan Masalah

Jala karya Titis Basino, pemaknaan semiotika Riffaterre

WIDIARTI, Tri Rini, Prof.Dr. Rachmat Djoko Pradopo

2005 | Tesis | S2 Sastra

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan makna yang disampaikan pengarang melalui tanda-tanda dalam novel Jala dengan menggunakan teori semiotika Riffaterre. Teori yang memandang karya sastra sebagai sistem semiotik. Dalam metode semiotika Riffaterre, terdapat empat hal yang harus dijadikan pusat perhatian dalam memaknai karya sastra, yaitu: puisi/ karya sastra mengekspresikan sesuatu secara tidak langsung; pembacaan heuristik dan hermeneutik; pencarian matriks, model, dan varian; juga adanya hipogram dalam karya sastra. Data dalam penelitian ini diambil dari teks novel Jala karya Titis Basino P.I. Dari hasil pembacaan heuristik yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa novel Jala terdiri atas tiga bagian cerita, yaitu cerita tentang kehidupan Mariati dan Pamuji ketika masih menjadi buruh petik bawang, cerita tentang kehidupan Mariati dan Pamuji yang berjuang mencari kehidupan yang lebih baik di Jakarta, dan cerita pengadopsian anak oleh Mariati dan Pamuji. Setelah dilakukan pembacaan hermeneutik dengan mempertimbangkan hipogram potensial, diperoleh berbagai pokok pikiran. Pokok-pokok pikiran tersebut di antaranya adalah Mariati dan Pamuji bekerja sebagai buruh petik bawang, keinginan Mariati dan Pamuji untuk bekerja di Jakarta, Mariati menjadi pembantu rumah tangga, tindak pelecehan seksual terhadap Mariati, pernikahan Mariati dan Pamuji, Mariati bekerja di klinik kesehatan, Pamuji melanjutkan studi ke perguruan tinggi, Pamuji bekerja dan menjadi penulis, mengadopsi anak. Matriks atau pusat makna novel Jala adalah harapan, harapan yang disertai perjuangan untuk mendapatkan keberuntungan. Matriks tersebut kemudian diaktualisasikan menjadi model, yaitu “jala”. Sebagai model “jala” adalah kiasan yang berarti harapan untuk mendapatkan keberuntungan. Model tersebut diaktualisasikan ke dalam varian. Varian- varian dalam novel Jala adalah: Mariati dan Pamuji yang merupakan sahabat karib yang mencoba mengadu nasib dengan bekerja di Jakarta, Mariati yang mengalami pelecehan seksual oleh anak majikannya, pernikahan Mariati dan Pamuji, Mariati bekerja sebagai penerima tamu di sebuah klinik kesehatan, Pamuji yang mencoba menjadi penulis dan melanjutkan studi ke perguruan tinggi atas biaya yang diberikan oleh pemilik klinik, adopsi anak oleh Pamuji dan Mariati. Hipogram novel Jala adalah masalah perkosaan terhadap pembantu rumah tangga oleh majikan, sebuah kasus yang ditemukan dalam karya sastra sebelumnya. Perselingkuhan merupakan hipogram yang berikutnya yang juga terdapat pada karya sebelumnya.

This research aims to reveal the meaning conveyed by the author through signs in the novel Jala using theory of Riffaterre’s semiotics. The method used, Semiotics of Riffaterre, sees a literary works as a semiotic system. In that method, there are four things that should be considered in understanding a literary work, i.e. a poem or literary work that expresses something indirectly, heuristic and hermeneutic reading, matrix, model, and variance, and hypogram in the literary work. Data are taken from Jala, a novel written by Titis Basino P.I. From the heuristic reading, it is concluded that the story consists of three parts, namely; the story about the life of Mariati and Pamuji being the onion picking workers, the story about the life of Mariati and Pamuji who are trying to survive in the big city, Jakarta and the story about child adoption. From the hermeneutic reading by considering the potential hypogram, some main ideas of this novel are found. Some of the main ideas are Mariati and Pamuji working as the onion picking workers, the desire of Mariati and Pamuji to work in big city, Jakarta, Mariati who works as the housemaid, sexual abuse toward Mariati, the marriage of Mariati and Pamuji, Mariati working as the receptionist of a medical clinic, Pamuji continuing his study at university, Pamuji having a job and becoming a writer, adopting a child. Matrix or the central meaning of novel Jala is the expectation, expectation for getting luck. The matrix is then actualized into a model, namely “jala” or a net. As a model “jala” connotatively means expectation followed with struggle for getting luck. The model is actualized into variants. The variants of novel Jala are the following: Mariati and Pamuji trying to get a better life by seeking for a job in Jakarta, Mariati who experienced sexual abuse by the son of her employer, the marriage of Mariati and Pamuji, Mariati working as the receptionist of a medical clinic, Pamuji continuing his study at university, Pamuji having a job and becoming a writer, adopting a child. The hypograms of the novel are the case of rape done by the son of the employer and also marital betrayal, the case that is found in the previous literary work.

Kata Kunci : Jala, Harapan, Matriks, Hipogram, Jala, Expectation, Matrix, Hypogram


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.