Laporkan Masalah

Kesesuaian lahan untuk lokasi tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan

MIZWAR, Andy, Drs. Tukidal Yunianto, MSc

2005 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan (Magister Pengelolaan Lingkunga

Sejak tahun 2002 Pemerintah Kota Banjarbaru merencanakan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Kecamatan Cempaka. Agar tidak menimbulkan kerusakan lingkungan serta konflik sosial maka diperlukan kajian kesesuaian lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat kesesuaian lahan dan mengetahui faktor-faktor pembatas tingkat kesesuaian lahan di wilayah Kecamatan Cempaka sebagai lokasi TPA Sampah Kota Banjarbaru. Tingkat kesesuaian lahan di Wilayah Kecamatan Cempaka untuk lokasi TPA Sampah Kota Banjarbaru ditentukan dengan mengkorelasikan tingkat kesesuaian lahan secara fisik dan tanggapan masyarakat terhadap TPA Sampah yang di kelompokkan menjadi tiga kelas kesesuaian, yaitu; sesuai (kelas I), cukup sesuai (kelas II) dan tidak sesuai (III). Dari tujuh kelompok satuan lahan yang ditetapkan sebagai calon lokasi TPA Sampah tidak ada lokasi yang dapat direkomendasikan untuk menjadi lokasi TPA Sampah Kota Banjarbaru. Faktor pembatas kesesuaian lahan di wilayah Kecamatan Cempaka untuk lokasi TPA Sampah secara fisik berupa intensitas hujan, permeabilitas tanah dan jarak lokasi dari sumber timbulan sampah. Faktor pembatas sosial berupa penolakan masyarakat terhadap TPA Sampah

Since 2002, the Government of Banjarbaru city plans the landfill in Cempaka Sub district. The land suitability study needed in order to ungenerate the environmental damage and also social conflict. The purpose of this research is to determine the level of land suitability and to know the limiting factors of land suitability in region of Cempaka Sub district, Banjarbaru City, South Kalimantan for the landfill location. Land suitability level in Cempaka Sub district for Banjarbaru’s landfill location determined by correlation of physical land suitability and society response to landfill which is grouping to become three class; high (class I), medium (class II) and low (class III). From seven candidates location there is no locations that can recommend becoming Banjarbaru’s landfill location. The physical limiting factors of land suitability in Cempaka Sub district for landfill location is the rain intensity, permeability and distance of location from solid waste source. The social limiting factor is the negative society response to landfill

Kata Kunci : TPA sampah, sampah, kesesuaian lahan, landfill, solid waste, land suitability


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.