Laporkan Masalah

Konflik pekerjaan-keluarga :: Perbandingan pengaruh tekanan pekerjaan, tekanan keluarga, dan kepuasan hidup berdasarkan gender

SETYANINGTYAS, Diah Kusumawardhani, Drs. Gugup Kismono, MBA

2006 | Tesis | S2 Manajemen

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan gender dalam konflik pekerjaan-keluarga, berkaitan dengan tekanan yang bertentangan antara tanggung jawab pekerjaan dan tanggung jawab keluarga, serta pengaruhnya terhadap kepuasan hidup. Data dikumpulkan dari 126 responden pria dan 120 responden wanita yang berprofesi sebagai dosen, sudah menikah, serta memiliki anak. Hasil penelitian memberikan dukungan pada empat dari tujuh hipotesis yang diajukan. Validitas instrumen diuji menggunakan face validity dan factor analysis. Reliabilitas instrumen diukur menggunakan Cronbach’s Alpha. Pengujian hipotesis-hipotesis dalam penelitian ini dilakukan menggunakan beberapa cara, yaitu ANOVA, analisis regresi berganda, the equality of two regression coefficients test, serta analisis regresi berganda dengan variabel dummy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara tekanan pekerjaan dan tekanan keluarga yang dialami oleh pria dan wanita. Tekanan pekerjaan yang dialami pria tidak memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap konflik pekerjaan keluarga daripada tekanan keluarga, sedangkan tekanan keluarga memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap konflik pekerjaankeluarga yang dialami wanita daripada tekanan pekerjaan. Selanjutkan, konflik pekerjaan-keluarga yang dialami ini memberikan pengaruh negatif yang lebih besar terhadap kepuasan hidup wanita daripada pria.

The aim of study was to examine the effects of work demand and family demand on work-family conflict, and the consequences work -family conflict on life satisfaction. The data were obtained by questionnaire from a sample of 126 men and 120 women, who were employed as university teacher, and married with children. Significant differences were noted in 4 of 7 hypothesized models. Instrument validity were tested with face validity and factor analysis. Instrument reliability was measured with Cronbach’s Alpha. The hypotheses were tested with ANOVA, multiple regression analysis, the equality of two -regression coefficients test, and multiple regression analysis with dummy variable. The result showed that family demand and work demand did not differ significantly between men and women. Work demand did not have a greater effect than family demand on work family conflict among men, but family demand have a greater effect than work demand on work-family conflict among women. Work -family conflict had greater negative consequences on women’s life satisfaction then men.

Kata Kunci : Manajemen Sumberdaya Manusia,Konflik Pekerjaan,Keluarga,Gender, family demand, work demand, work-family conflict, life satisfaction.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.