Analisis prediksi kebangkrutan Bank Perkreditan Rakyat
SANTOSA, Tri Budi, Dr. Bambang Riyanto LS, MBA
2006 | Tesis | S2 ManajemenSalah satu sarana pengawasan Bank Indonesia dalam membina Perbankan di Indonesia adalah dengan menggunakan alat rasio-rasio keuangan CAMEL. Apabila rasiorasio keuangan CAMEL ini masih akurat sebagai alat prediksi kondisi bank-bank, maka seharusnya Bank Indonesia dapat melakukan tindakan-tindakan perbaikan sehingga kebangkrutan bank dapat dihindarkan. Dalam kenyataannya sampai dengan tahun 2002 terdapat 188 Bank Perkreditan Rakyat yang mengalami kebangkrutan sehingga terpaksa dilikuidasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah rasio-rasio keuangan CAMEL yang digunakan Bank Indonesia, masih akurat sebagai alat prediksi kebangkrutan bank khususnya Bank Perkreditan Rakyat yang merupakan bank yang melayani segmen pengusaha golongan ekonomi lemah dan pengusaha kecil. Dari hasil penelitian dengan menggunakan analisis diskriminan, diketahui bahwa fungsi diskriminan dari rasio keuangan CAMEL masih cukup baik sebagai prediktor kebangkrutan bank dengan tingkat akurasi 78,8% - 96,4%, dan rasio keuangan yang terutama mempengaruhi kondisi Bank Perkreditan Rakyat adalah CAR, BDR, BOPO dan DER.
One of the instrument that used by Bank Indonesia in order to control the banking section in Indonesia is CAMEL Ratios. If CAMEL Ratios as a prediction instrument still functioned properly than the bankrupty of banks could be avoided. But until 2002 there are 188 Bank Perkreditan Rakyat that fall into bankrupty and therefore being liquidated. The aim of this research is to know whether the CAMEL Ratios that used by Bank Indonesia, still accurate as a bankrupty prediction instrument on banking section especially on Bank Perkreditan Rakyat, or not. The result from discriminant analysis showed that the discriminant function of CAMEL Ratios is still functioned well as a prediction instrument, with the accuracy level 0f 78,8% - 96,4%. The condition of Bank Perkreditan Rakyat mainly influenced by CAR, BDR, BOPO and DER.
Kata Kunci : Manajemen Perbankan, BPR, Kebangkrutan, Camel, Bank Perkreditan Rakyat, bankrupty, CAMEL Ratios.