Laporkan Masalah

Perlindungan hukum terhadap desain motif batik pada kayu di Kota Surakarta

KUSUMA, Leo Mada, Nugroho Amien Setijarto, SH.,MSi

2005 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Hukum Kenotariatan)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan batik kayu tersebut secara keseluruhan terutama untuk membedakan dengan proses pembuatan batik tulis sehingga dapat ditentukan pelaksanaan perlindungan hukum yang tepat terhadap desain industri pada industri kerajinan batik kayu, serta untuk mengetahui solusi yang tepat untuk mengatasi kendala-kendala dalam upaya pelaksanaan perlindungan hukum tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis sosiologis yaitu penelitian yang mendasarkan pada peraturan perundang-undangan serta melihat secara langsung kenyataan praktek di lapangan. Data yang diperoleh adalah data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan melalui lapangan dengan cara wawancara dengan responden sedangkan data sekunder diperoleh melalui penelitian kepustakaan. Penelitian ini menggunakan metode non probability sampling sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa para perjin batik kayu di Surakarta belum mendaftarkan desain produknya berdasarkan Undang-Undang Desain Industri, tetapi desain produk mereka tersebut oleh Undang-Undang Hak Cipta mendapat perlindungan secara otomatis sebagai batik kontemporer sejak produk tersebut diumumkan untuk pertama kalinya, dari hasil penelitian juga diketahui bahwa kendala-kendala dalam upaya pelaksanaan perlindungan hukum terhadap desain industri adalah kurangnya pengetahuan tentang Hak Kekayaan Intelektual diantara para perajin, pendaftaran desain industri dirasa mahal dan rumit oleh para perajin, lemahnya penegakan hukum oleh aparat pemerintah terkait menyangkut Hak Kekayaan Intelektual, dan juga tidak adanya bukti tertulis mengenai terlindunginya desain produk para perajin tersebut dalam Hak Cipta, hal ini berkaitan tidak adanya keharusan untuk melakukan pendaftaran untuk memperoleh perlindungan hak cipta.

The purposes of this research are to know the whole making process of wooden batik craft especially to differenciate between wooden batik and hand written batik in order to be able to impose the proper implementation of legal protection of design industry rights on wooden batik craft industry, as well as to find out the right solution to overcome the obstacles in the effort of legal protection implementation. This research is a sosiologic juridical approach that is a field research based on the literature research. The result data are primary data and secondary data. The primary data was taken through the interview with the respondents while the secondary data was taken from the literature analysis of material on primary, secondary and tertiary law material. The research uses non-probability sampling method, thus, sample-taking technique uses purposive sampling method. The research outcomes show that wooden batik craft industrialist in Surakarta has not been registered their industrial design based on Industry Design Act, but their product automatically has been protected by Copy Right Act as a contemporary batik, it protect automatically since the product has announced to public. Also the research outcomes show that the obstacles in the effort of legal protection of Industrial Design Rights are the knowledge of industrial design regulation among the industrialist is not good enough, high cost and long process of the design right registration, the weak of law enforcement in intelectual property right and the absence of ownership written evidence of copyright because of the system announcement regulation.

Kata Kunci : HAKI,Perlindungan Hukum,Motif Batik Kayu, Legal protection, Industrial Design Rights, wooden batik craft


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.