Laporkan Masalah

Peranan dan Tanggung Jawab Notaris dalam proses pengesahan status Badan Hukum Perseroan Terbatas melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SISMINBAKUM)

YESKHARIA, Abbaba Rinda, Djoko Sukisno, SH.,CN

2005 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Hukum Kenotariatan)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan dan tanggung jawab notaris dalam proses pengesahan status badan hukum perseroan terbatas melalui sistem administrasi badan hukum (SISMINBAKUM). Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif yaitu penelitian yang didasarkan pada penelitian kepustakaan untuk memperoleh bahan hukum sekunder di bidang hukum. Data yang diperoleh dari penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan melalui penelitian lapangan dengan menggunakan teknik atau cara wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh dari bahan-bahan hukum primer dan sekunder melalui penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran dan tanggung jawab notaris dalam proses pengesahan status badan hukum perseroan terbatas melalui sistem administrasi badan hukum (SISMINBAKUM) adalah sebagai berikut : - Notaris berperan memberikan penyuluhan hukum atau nasihat hukum kepada para pihak ihwal seluk beluk pendirian perseroan terbatas; - Notaris berperan sebagai pelaksana in put data perseroan terbatas yang hendak dimohonkan pengesahan sebagai badan hukum melalui SISMINBAKUM; - Notaris berperan sebagai kuasa/wakil dari para pihak dalam permohonan pengesahan perseroan terbatas Pasal 9 (1) UUPT; - Notaris bertanggungjawab terhadap materi akta pendirian perseroan terbatas; - Notaris bertanggungjawab terhadap pengajuan permohonan pengesahan perseroan terbatas. Hal-hal yang menyangkut pertanggungjawaban notaris dalam konteks pengesahan status badan hukum perseroan terbatas melalui SISMINBAKUM, mengacu khusus pada peraturan perundang-undangan di bidang perseroan terbatas, di samping UU No. 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris sebagai undang-undang yang mengatur mengenai Notaris.

This research is meant to know the role and notary’s responsibility in the process of legitimating the legal entity status of limited company through sistem adminisstrasi badan hukum (SISMINBAKUM). It is a normative-juridical study that is based on the literary study to achieve secondary legal entity in the lawful field. The achieved data from this research are primary data and secondary data. Primary data can be achieved from a field research by using the interviewing method, and the secondary data can be achieved from the primary and secondary lawful materials from the literary method. The Research results show that the role and notary’s responsibility in the process of legitimating the legal entity status of limited company through the sistem administrasi badan hukum (SISMINBAKUM) as follow: - Notary has a role to give a lawful presentation or advice to the limited company parties; - Notary has a role as in put director in the asking for legitimating the limited company process through the system administrasi badan hukum (SISMINBAKUM). - Notary has a role as a attorney from parties in the process of legitimating the limited company, section 9(1) UUPT; - Notary is responsible for the founding act of limited company. - Notary is responsible for asking the inquiry of the limited company. The things related to the notary responsibilities in the context of legitimating limited company legal entity through sistem administrasi badan hukum (SISMINBAKUM), especially refer to Undang-Undang Perseroan Terbatas, and UU No. 30 Tahun 2004 about Jabatan Notaris.

Kata Kunci : Notaris,Sisminbakum,Status Perseroan Terbatas,Role and notary’s responsibility


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.