Laporkan Masalah

Upaya penegakan hukum sebagai perlindungan hukum bagi pemegang paten di Kota Surabaya

ZULIONO, Rachmat, Prof.Dr. Nindyo Pramono, SH.,MS

2006 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Hukum Bisnis)

Tesis ini meneliti tentang upaya penegakan hukum sebagai perlindungan hukum bagi pemegang paten di Kota Surabaya. Ada dua masalah yang diteliti dalam penelitian ini yaitu upaya penegakan hukum yang dapat ditempuh untuk memberikan perlindungan hukum bagi pemegang paten dan kendala yang ditemui dalam upaya mengetahui telah terjadinya pelanggaran paten. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dan penelitian empiris. Penelitian yuridis normatif, yaitu penelitian dengan membandingkan ketentuan-ketentuan dalam peraturan perundang-undangan dengan kenyataan yang ada di lapangan. Dalam mengumpulkan data digunakan wawancara. Wawancara adalah tanya jawab secara langsung dengan responden dan narasumber. Wawancara yang dilakukan ada dua macam, yaitu wawancara berstruktur dan wawancara tidak berstruktur atau menggunakan kombinasi keduanya. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa upaya penegakan hukum yang dapat ditempuh untuk memberi perlindungan hukum bagi pemegang paten adalah melakukan penyelesaian terhadap pelanggaran yang telah terjadi baik melalui cara-cara litigasi maupun nonlitigasi. Kendala-kendala yang dihadapi dalam upaya mengetahui telah terjadinya pelanggaran paten ada empat, yaitu adanya kesulitan untuk mengetahui telah terjadinya pelanggaran paten, adanya keterbatasan tenaga dari pihak penyidik dan penyelidik di Kantor Paten untuk menyelidiki masalah pelanggaran paten, pemegang paten sering tidak mau mengadukan masalah pelanggaran paten, dan penemuan yang dilanggar belum didaftarkan, sehingga perlindungan yang diberikan tidak dapat maksimal

The thesis researched about law enforcement as law protection to patent owner in Surabaya City. There are two problems here, first, law enforcement in relation with protection to the patent owner and the second is barrier in effort to know patent violation. The researches were judicial normative research and empirical research. The judicial normative research was the research that explained the rules in existing law, related with the fact in field, then analyzed by comparing between ideal values in law regulation and the fact in the field. The method of collecting data was through interview. Interview was a direct questions and answers with the respondents. There were two kinds of interview, structurally interviewed and unstructurally interviewed, or the combination of the two. Structurally interviewed was the interview based on prepared questions beforehand. While the unstructurally interviewed was the spontaneous questions at the time of interview conducted. Based on the data analysis can be concluded that law enforcement in relation with protection to the patent owner is by doing settlement on patent violation by using litigation or unlitigation. The barriers in effort to know patent violation are: there is difficulty to detect patent violation, there is limitation of investigating officer from Patent Office, the patent owner sometimes do not want to claim patent violation, and the patent is not registered yet, so the protection can not be maximize.

Kata Kunci : Paten,Perlindungan Hukum,Law Enforcement, Law Protection, Patent Owner


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.