Tinjauan terhadap perjanjian jual beli perumahan yang memuat klausula eksonerasi di Kabupaten Sleman
NUR, Muhammad, Prof.Dr. Nindyo Pramono, SH.,MS
2006 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Hukum Bisnis)Penelitian tentang Tinjauan Terhadap Perjanjian Jual Beli Perumahan Yang Memuat Klausula Eksonerasi Di Kabupaten Sleman adalah penelitian yuridis normatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya persyaratan-persyaratan yang terdapat dalam perjanjian standar jual beli rumah dibuat oleh pebisnis real estate sah ataukah tidak sah ditinjau dari hukum perjanjian. Mengetahui bahwa klausula eksonerasi yang tercantum dalam perjanjian standar melanggar ataukah tidak ketentuan-ketentuan yang terdapat dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan didukung data primer dari lapangan selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Klausula eksonerasi yang terdapat dalam perjanjian jual beli perumahan di Kabupaten Sleman dalam perspektif kebebasan membuat perjanjian (freedom of contract) tidak memenuhi syarat subyektif dan syarat obyektif sebagaimana ditentukan dalam pasal 1320 KUHPerdata. Dengan demikian secara yuridis materiil perjanjian baku tersebut tidak mempunyai kekuatan mengikat. Klausula eksonerasi yang dicantumkan oleh pengembang dalam perjanjian jual beli rumah yang berisi ketentuan pengalihan tanggung jawab, tindakan berupa pembatalan sepihak dan pengembang tidak mengembalikan uang yang dibayarkan oleh pembeli adalah melanggar Pasal 18 ayat (1) huruf a, c dan d Undang-Undang Perlindungan Konsumen.
A Research of a Review on the Buying-Selling Contract of Housing That Contains Exoneration Clausula In Sleman Regency is a normative juridical research. The objectives of this research are to know the existence of requirements contained in standard buying-selling contract of housing that is made by the real estate businessmen is legal or illegal viewed from the contract law, to know that the exoneration clausula contained in the standard contract violates or does not violates the provisions contained in Undang-Undang Perlindungan Konsumen. The secondary data gotten through the library research are supported by the primary data from the field, then they are analyzed qualitatively. The results of the research show the exoneration clausula contained in the buying-selling contract of housing in Sleman Regency in the perspective of freedom of contract does not meet the subjective and objective requirements as determined in The Articles 1320 KUHPerdata. Therefore, in the material juridical way, the standard contract does not have a binding power. The exoneration clausula contained by the developers in the buying-selling contract of housing containing the provisions of responsibility shift, an action in the form of one-side cancellation and the developers do not return the money paid by the buyers are violating The Articles 18 number (1) point a, c, and d, The Act on consumers Protection.
Kata Kunci : Hukum Perjnajian,Jual Beli Rumah,Klausula Eksonerasi, Buying-Selling Contract, Exoneration Clausula.