Perlindungan konsumen jasa pelayanan kesehatan rumah sakit dalam perspektif Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen
BROTOSENO, B. Ario, Prof.Dr. Nindyo Pramono, SH.,MS
2006 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Hukum Bisnis)Permasalahan bermula atau berawal semakin banyaknya kasus malpraktek yang menimpa pasien. Berdasarkan data Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Jakarta, setiap tahun sedikitnya sepuluh orang melakukan pengaduan kepada LBH karena tindakan dokter atau petugas kesehatan yang merugikan. Tindakan tersebut mengakibatkan kecacatan atau kematian pasien. Kenyataan yang lebih mengarah kepada ketidakjelasan nasib pasien membuat masyarakat tidak percaya dengan dokter. Kengerian ini makin bertambah dengan kenyataan sulitnya menyeret dokter ke meja hijau karena tidak adanya suatu keseragaman tentang pemahaman malpraktek, karena kekurangan hukum yang mengatur standar profesi kedokteran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis yang meliputi analisis secara teoritis dan empiris dengan teknik pengumpulan data berupa studi kepustakaan dan studi lapangan kepada pihakpihak terkait yang relevan dengan permasalahan yang di bahas. Penelitian menemukan bahwa perlunya peraturan yang lebih melindungi hak-hak pasien dengan membuat Peraturan Pemerintah tentang Hak Pasien dan Peraturan Pemerintah tentang Standar Medik bagi kalangan tenaga medik, sehingga para tenaga medik juga merasa dilindungi.
The problem begins with the increasing number of malpractice which happens to patient. Based on the data from the institution of legal aid, at least ten peoples file a complaint to them about the doctors’ or medical officers’ action which harm the people. Those can lead them to handicap or death. Reality leads to uncertainty which causes more people do not believe in doctors. This problem is more difficult as it is hard to send the guilty doctors or medical officers to the court of law because there is no standard understanding of malpractice and the lack of law which manages doctoral profession standard. The research method used is descriptive analysis which covers theoretical and empirical analysis. The technique of collecting data is library and field study to the related parties that are relevant with the problem discussed. This research has found that we need some regulation which protect patients’ rights by making a rule about them and a government regulation about medical standard to officers so that they will feel protected.
Kata Kunci : Perlindungan Konsumen,Jasa Layanan Rumah Sakit,UU No8 Th1999,the need of rules