Laporkan Masalah

Penilaian kinerja sebagai dasar penetapan insentif untuk perawat pelaksana di RSUD Tarakan Jakarta

RASAD, M. Fadil, dr. Rossi Sanusi, MPA.PhD

2006 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Manajemen Rumah Saki

Latar belakang : Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan Jakarta adalah rumah sakit milik pemerintah provinsi DKI Jakarta.Insentif untuk pegawai dibagikan lepada tenaga medis, paramedis, perawat dan tenaga administrasi. Insentif untuk perawat pelaksana dibagikan berdasarkan sistem penilaian kinerja. Indikator penilaian kinerja itu sendiri diputuskan oleh mereka berupa pendidikan formal, pelatihan yang diikuti, masa kerja, tanggung jawab, risiko kerja, bobot kerja, kehadiran dan kinerja itu sendiri. Tujuan penelitian : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pendapat perawat pelaksana tentang sistem penilaian kinerja yang telah dibuat dan dampaknya terhadap insentif perawat secara keseluruhan. Metoda penelitian : Penelitian ini merupakan studi kasus dengan metoda penelitian deskriptif, kualitatif dan kuantitatif sekaligus. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara mendalam. Data kuesioner dikumpulkan dari perawat pelaksana yang bertugas langsung pada pasien yaitu di ruangan rawat jalan, rawat inap, instalasi gawat darurat dan kamar operasi. Semua perawat pelaksana ini mendapat pembagian insentif.Wawancara mendalam dilakukan kepada atasan mereka yaitu wakil direktur bidang pelayanan dan kepala bidang perawatan. Hasil penelitian : Sebagian besar perawat pelaksana tidak puas dengan sistem penilaian kinerja yang telah diberlakukan. Mereka meminta sistem ini ditinjau ulang. Sosialisasinya harus lebih jelas.Insentif sebagian besar dari mereka justeru berkurang dengan sistem ini.Kepala bidang perawatan dan wakil direktur bidang pelayanan juga setuju sistem penilaian kinerja ini ditinjau ulang. Kesimpulan : Sistem penilaian kinerja ini tidak sempurna karena sebagian besar perawat pelaksana tidak puas dengan sistem ini. Sistem ini harus ditinjau ulang dan melibatkan sebagian besar perawat pelaksana.

Background: Jakarta Tarakan Public Hospital is hospital owned by Regional Government of Jakarta Province. Incentives for employees was divided to medic, paramedic, nurse and administration officer. Incentives for nurse base on performance appraisal system. Indicator for pwerformance appraisal was decided by staff based on education, training, responsibility, work time, job risk, job value, presention and performance. Goals: The goal of this study was to identify nurses opinion about performance appraisal system they had made and how far the impact for each nurse incentives. Methods:This study use descriptive, qualitative and quantitative method. Data were collected by using questionare and in depth interview. Location of this study are out patient department, in patient department, emergency department and operation theatre department. All subjects were nurses who got incentives. Result: Most of the nurses not satisfied with the performance appraisal system. They suggested to review that system. Information for them should be clear. The head of nurses and vice director for medical services agree that the system should be reviewed. Conclusion: The performance appraisal system not perfect because most of the nurse were not satisfied. That system should be reviewed and involving big part of nurses.

Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit,Kinerja Perawat,Insentif, Performance appraisal system, nurses, satisfaction, incentives


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.