Laporkan Masalah

Analisis potensi pengembangan Balai Kesehatan Masyarakat Sumatera Barat (BKM Sumbar) dengan pendekatan Resource Based View (RBV)

RANGKUTY, Muhammad Rudi, Agastya, SE.,MBA.,MPM

2006 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Manajemen Rumah Saki

Latar belakang: Balai Kesehatan Mata Masyarakat Sumatera Barat (BKMM sumbar ) adalah salah satu unit pelayanan sekunder di bidang kesehatan mata yang didirikan untuk mengoptimalkan jaringan pelayanan kesehatan mata,kelaianan fungsi penglihatan dan penanggulangan masalah kebutaan.Dewasa ini BKMM Sumatera Barat berkembang dengan tuntutan kualitas agar dapat bertahan dan mampu bersaing dengan pelayanan kesehatan lainnya, untuk itu perlu adanya perencanaan pengembangan yang sesuai dengan tuntutan masa depan organisasi. Perencanaan tersebut memerlukan berbagai perencanaan strategis yang diawali dengan analisis terhadap faktor kunci keberhasilan berupa kapabilitas fungsional dan sumber daya yang ada pada BKMM Sumatera Barat. Hal ini sangat penting karena dengan analisis strategi yang di buat akan dapat dijadikan sebagai keunggulan bersaing bagi BKMM Sumatera Barat. Kondisi objektif dan strategis yang ada pada BKMM Sumatera Barat perlu diamati secara empirik untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan serta untuk mengetahui layak tidaknya dikembangkan sesuai dengan dimensi utama dalam persaingan saat ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis kapabilitas fungsional dan sumber daya yang ada pada BKMM Sumatera Barat untuk dijadikan sebagai masukan dalam merumuskan kebijaksanaan pengembangan Balai Kesehatan Mata Masyarakat Sumatera Barat di masa yang akan datang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian deskriftif ekploratif menggunakan data cross sectional, dengan responden sebanyak 18 orang dari unsur pimpinan,dokter spesialis mata, penanggungjawab ruangan serta staf medis dan non medis. Hasil : Penelitian ini memperlihatkan bahwa Sumber daya yang ada di BKMM Sumatera Barat yang merupakan faktor yang membawa kesukesan,belum unggul secara kompetitif di banding pelayanan kesehatan lainnya. Sistem Informasi merupakan sumber daya yang paling tidak kompetitif. Kesimpulan : Strategi pengembangan yang sesuai adalah mempertahankan pertumbuhan dengan memperbaharui dan mengembangkan sumber daya yang berharga secara kompetitif, meningkatkan kualitas produk,menambah model produk, mencari segmen pasar lain serta meningkatkan promosi.

Background : West Sumatera’s Community Eye Care Institution (West Sumatera’s BKMM ) is a secondary service unit in eye health established to optimize network of eye health center, sight, function and treatment of blindness problem. Today, West Sumatera’s BKMM has challenge of quality dement to be survived and competitive against other health service. So, it is necessary to plant development according to the organization’s future demand. It requires strategic plan begun with analysis of Critical success factor in term of function in West Sumatera’s BKMM should be observed empirical to identify its strength and weakness and to day competition. Objectives : This Research aimed to analyze functional and resource capability in Community Eye Care Institution West Sumatera’s (West Sumatera’s BKMM) as input in formulating policy of developing West Sumatera’s BKMM in the future. Method : It is qualitative research with descriptive, case study design using cross sectional data. Respondents include 18 persons consisting of management, eye specialist, room head, and medical and non medical staff. Result : This Research indicated that resource in West Sumatera’s BKMM that is a Critical Success factor have not been competitive yet against other health a services. Information system is the least competitive Resource. Conclusion :The appropriate development strategies are to keep growth with renewing and improving valued resource in competitive manner, increase product quality, add product model, look for market segment, and improve promotion.

Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit,Strategi,RBV


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.