Laporkan Masalah

Hubungan peran teman sebagai sumber informasi kesehatan reproduksi dengan sikap remaja mengenai hubungan seksual pranikah :: Analisis survei kesehatan reproduksi remaja 2002-2003

KUSMIRAN, Eny, dr. Siswanto Agus Wilopo, SU.,MSc.ScD

2006 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Kes. Ibu dan Anak-Ke

Latar belakang:. Salah satu isu kesehatan reproduksi remaja yang paling utama adalah teman sebaya dapat mempengaruhi norma sosial dan hubungan seksual pranikah remaja. Data perilaku seksual pranikah remaja Indonesia menurut SKRRI 2002 sangat rendah sehingga pertanyaan melalui pernyataan sikap mengenai hubungan seksual pranikah menjadi alternatif dalam menggali perilaku seksual pranikah remaja. Tujuan: Untuk mengetahui kontribusi peran teman sebagai sumber informasi kesehatan reproduksi dalam mempengaruhi sikap remaja tentang perilaku seksual sebelum menikah. Metode: Jenis penelitian adalah observasional dengan rancangan cross sectional. Data penelitian menggunakan data SKRRI dan SDKI 2002 - 2003 dengan sampel remaja usia 15 – 24 tahun dengan total responden adalah 4156 orang. Analisis yang digunakan meliputi analisis univariabel dengan proporsi, bivariabel dengan uji kai kuadrat dan multivariabel dengan model regresi logistik dengan tingkat kemaknaan P<0.05. Hasil: Sikap remaja mengenai hubungan seksual pranikah 70,7 persen tidak setuju. Analisis bivariabel menunjukkan hubungan bermakna peran teman sebagai sumber informasi kesehatan reproduksi, pengetahuan kesehatan reproduksi dan variabel pengganggu kecuali tempat tinggal p=0.20. Analisis multivariabel menunjukkan konsistensi hubungan antara varibel kecuali faktor tingkat pendidikan, tempat tinggal, keluarga dan program informasi kesehatan reproduksi di sekolah. Kesimpulan: Teman sebagai sumber informasi kesehatan reproduksi dan pengetahuan kesehatan reproduksi berhubungan secara bermakna dengan sikap remaja mengenai hubungan seksual pranikah. Variabel yang mempengaruhi sikap remaja mengenai hubungan seksual pranikah secara konsisten bermakna adalah peran teman, pengetahuan kesehatan reproduksi (PMS), remaja laki-laki dan umur 20-24 tahun, program indormasi kesehatan reproduksi di masyarakat.

Background: One of the main issues of teenager’s reproductive health is that peer could influence social norm and teenager’s pre marital sexual intercourse. Data of Indonesian teenager pre marital sexual behavior based on SKRRI 2002 is very low so that questioner regarding pre marital sexual intercourse attitude becomes an alternative in exploring teenager’s pre marital sexual behavior. Objective: Find out the contribution of peer’s role as a source of reproductive health information in influencing teenager’s attitude regarding sexual behavior before married. Method: This was an observational research that used cross sectional design. The research data used data of SKRRI and SDKI 2002-2003 with sample of teenagers aged 15-24 years old with total respondent of 4156 people. The used analysis consists of univariable analysis with proportion, bivariable with chi square test and multivariable with logistic regression model with significance level of P<0.05. Result: There was 70.7% respondents who were disagree about attitude of teenager regarding pre marital sexual intercourse. The bivariable analysis showed a significant relationship between peer’s role as a source of reproductive health information, reproductive health knowledge and confounding variable except accommodation with p=0.20. The multivariable analysis showed relationship consistency between factors that could influence teenager’s reproductive health except factors of education level, accommodation, family, and reproductive health information program at school. Conclusion: Peer as reproductive health information source and knowledge of reproductive health (STDs) had significant relationship with teenager’s attitude regarding pre marital sexual relationship. Variable that had significant consistent influence toward teenager’s attitude regarding pre marital sexual relationship was peer’s role, knowledge of reproductive health (STDs), boys teenager, period of age 20-24 years old, the influence of television and radio media as well as program of reproductive health information in community with attitude regarding pre marital sexual intercourse.

Kata Kunci : Kesehatan Anak,Sikap Remaja,Seks Pra Nikah, Teenager, peer, attitude regarding pre marital sexual intercourse


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.