Hubungan antara sikap pemakaian alat pelindung diri (APD) mata dengan trauma mekanis pada mata pengrajin pahat batu di Muntilan Kabupaten Magelang
WIDARTO, Asrori, Drs. Moch. As'ad, SU.,Psi
2006 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Kerja (Kesehatan Kerja)Para pengrajin industri kerajinan pahat batu di Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang yang menghasilkan berbagai macam produk kerajinan dari batu, jarang yang menggunakan alat pelindung diri. Risiko terpercik serpihan dan partikel batu ke organ mata dan paparan debu sangat tinggi, yang dapat menyebabkan trauma mekanis mata dan gangguan saluran pernafasan. Sehubungan dengan hal tersebut, maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap memakai alat pelindung diri khususnya mata dengan trauma mekanis pada pengrajin pahat batu di Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang. Jenis penelitiannya adalah observational dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian meliputi para pengrajin pahat batu dari sanggar Nakulo Sadewo dan Setia Budhi, yang melalui kriteria inklusi diperoleh masing-masing 35 dan 30 orang. Sikap terhadap pemakaian alat pelindung diri mata dinilai dari aspek keamanan, kenyamanan, kesehatan dan profesionalisme kerja. Sikap terhadap pemakaian alat pelindung diri tersebut bersama-sama dengan kejadian trauma mekanis pada mata dan karakteristik sampel yang meliputi umur, jam kerja, masa kerja dan tingkat pendidikan diukur dengan menyebarkan kuesioner pada sampel penelitian. Juga dilakukan pengukuran terhadap faktorfaktor lingkungan yang mempengaruhi pengrajin saat bekerja seperti iklim kerja, kadar debu di udara, pencahayaan, kebisingan, arah dan kecepatan angin. Untuk mengetahui hubungan antara sikap tidak memakai alat pelindung diri mata dengan trauma mekanis pada pengrajin pahat batu di Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang, digunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trauma mekanis pada mata yang dialami oleh para pengrajin pahat batu di Kecamatan Muntilan termasuk kategori rendah (50,77%) dan sangat rendah (36,92%) .Rendahnya kejadian tersebut disebabkan oleh sikap para pengrajin untuk menggunakan alat pelindung diri mata kategori tinggi (79,38%). Berdasarkan analisis regresi diperoleh hasil bahwa sikap pemakaian alat pelindung diri mata mempunyai hubungan yang signifikan dengan trauma mekanis pada mata. Faktor yang sangat berpengaruh terhadap kesadaran penggunaan alat pelindung mata adalah pendapat bahwa pemakaian APD pada mata meningkatkan kesehatan kerja adalah, tinggi (81,54%) dan sangat tinggi (7,69%).
The craftsmen of stone sculpture handicrafts industries in Muntilan District of Magelang Regency, produce various kinds of handicrafts made of stone, rarely wear personal protection equipment. The risk of being spattered by stones’ flakes and dusk can cause mechanical eye injury and respiratory disturbances. A research to know the personal protection equipment, for the eyes, and mechanical eye injury among the craftsmen in Muntilan Magelang is therefore need to do. This research is observational with cross sectional design. Sample includes the stone craftsmen of Nakulo Sadewo and Setia Budi workshops, consisting of 35 and 30 people respectively. The aim of wearing of eye protection is for security, comfort, health, and working professionalism. The attitude toward the wearing of personal protection equipment a against injury is the aim of this study. Sample’s characteristic includes age, working hour, working time, and educational level wich were measured by distributing a questionnaire. The measurements were also done toward the environmental factors which influence the craftsmen when they are working, such as the working climate, dust amount in the air, lighting, and noise. To find out the correlation between the attitude toward the wearing of eye protection and mechanical injury a regression analysis was used. The result of the research shows that eye mechanicalinjury experienced by the stone craftsmen in Muntilan is categorized low (50,77%) and very low (36,92%) . The low occurrence of eye mechanical injury is cause by good attitude toward the wearing of personal protection equipments by the craftsmen. Based on the regression analysis, it was formed the wearing of eye protection equipments has a significant negative correlation with eye mechanical injury. The factor wich increase the awareness toward the wearing of eye protection equipments is that wearing eye protection equipment will increase the health of the craftsment (7,69% of very highs and 81,54% highs)
Kata Kunci : Kesehatan Kerja,Trauma Mekanis,Alat Pelindung Diri