Pengetahuan , sikap kepala keluarga dan kualitas jamban di Desa Janggirleto Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Propinsi Sumatera Utara
SINAGA, Jasiun, Prof.Dr.dr. Soebijanto
2006 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Kerja (Kesehatan Lingkungan)Pembuangan tinja yang tidak saniter dapat menyebabkan penyebaran berbagai macam penyakit. Pada tahun 2004, angka penyakit diare cukup tinggi dan kebiasaan masyarakat membuang kotorannya ada di kebun/pekarangan rumah. Perkembangan pemilikan dalam kualitas jamban di Desa Janggirleto ini masih rendah dan lambat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap kepala keluarga dengan kualitas jamban di Desa Janggirleto pada keluarga yang memiliki jamban. Penelitian dilakukan terhadap kepala-kepala keluarga yang terpilih yang diwakili 57 responden yang diambil secara acak sederhana dari populasinya yang berjumlah 126 kepala keluarga.. Penelitian ini dilakukan secara observasional dengan rancangan Cross Sectional Study dan menggunakan analisis regresi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner terstruktur dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa :1) Pengetahuan keluarga mempunyai hubungan dengan kualitas jamban p = 0,000 (P< 0,05). 2) Sikap keluarga mempunyai hubungan dengan kualitas jamban p = 0,000 (P< 0,05) Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin tinggi tingkat pengetahuan, sikap keluarga akan semakin berhubungan dengan peningkatan kualitas jamban.
Unsanitary faeces disposal could cause the dissemination of various diseases. In the year of 2004, the diarrhea disease rate was quite high and communities habit in throwing their waste was in their garden/house yeard. The ownership development of latrine quality in the village of Janggirleto still low and slow. This research was aimed to find out the relationship of knowledge, attitude of the head of the family with latrine quality in the village of Janggirleto in families who have latrine. This research was done toward head of the families who were selected and represented by 57 respondents who were chosen with simple random sampling from the population of 126 head of the families. It was implemented through cross sectional study approach and using regression analysis. Instrument being used was structured and observation questioners. The result of the research showed that 1) knowledge of the family had relationship with latrine quality p=0,000 (p<0,05) 2) family’s attitude had relationship with latrine quality p=0,000 (P<0,05). The conclusion of this research showed that the higher the level of knowledge, the attitude of the family will be more related with the improvement of latrine quality.
Kata Kunci : Kesehatan Lingkungan,Jamban Keluarga,Penyakit