Pengaruh lama kontak albumin terhadap remineralisasi lesi karies dini
UNTARA, Raphael Tri Endra, Dr.drg. Widjijono, SU
2005 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran GigiKeberlanjutan lesi karies dini tergantung dari demineralisasi dan proses mineralisasi kembali. Remineralisasi dapat memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh demineralisasi sebelum terjadi kavitasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama kontak albumin terhadap konsentrasi fosfat dalam email sebagai indikator remineralisasi lesi karies dini. Pada penelitian ini digunakan 20 buah gigi premolar atas dengan simulasi lesi karies dini yang dibuat dengan demineralisasi in vitro pada permukaan proksimal. Setelah dilakukan deproteinasi, gigi-gigi tersebut dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok I merupakan kelompok kontrol, gigi hanya direndam dalam air suling. Kelompok II gigi direndam dalam larutan albumin 1 mg/ml selama 5 jam. Kelompok III dan IV gigi direndam dalam larutan albumin 1 mg/ml masing-masing 10 dan 15 jam pada suhu 37oC. Semua kelompok selanjutnya diberi perlakukan remineralisasi secara in vitro dengan larutan remineralisasi yang mengandung CaCl2 1,5 mM, KH2PO4, 0,9 mM dan NaF 1 ppm selama 4 minggu pada suhu 37oC. Pengukuran konsentrasi kalsium dan fosfat telah dilakukan masing-masing menggunakan spektroskopi serapan atom dan spektrofotometri terhadap larutan spesimen gigi (cuplikan) yang diambil dari permukaan mesial dan distal dalam satuan ppm. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan ANAVA satu jalur. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa lama kontak albumin berpengaruh bermakna terhadap konsentrasi kalsium (p<0,01), namun berpengaruh tidak bermakna pada konsentrasi fosfat dalam email sebagai indikator remineralisasi lesi karies dini. Peningkatan konsentrasi kalsium pada email tertinggi dicapai pada perendaman dalam albumin 5 jam.
The progression of early caries lesions depends on demineralization and remineralization process. Remineralization can repair damage that is caused by demineralization before cavitation. The purpose of this study was know the influence of albumin contact duration on calcium and phosphate concentration in enamel as remineralization indicator of early caries lesion. In the study, twenty maxillary bicuspids with early caries lesion simulation wich made by demineralization in vitro on proximal surfaces were used. After deproteination, the teeth were divided into 4 groups. Group I as a control group, the teeth were immersed in aquadest. Group II teeth were immersed in albumin solution of 1 mg/ml for 5 hours. The teeth in group III and IV were immersed in albumin solution of 1 mg/ml for 10 hours and 15 hours. After all, the teeth were remineralized in vitro with remineralization solution that contained CaCl2 of 1.5 mM, KH2PO4 0.9 mM and NaF 1 ppm for 4 weeks at 37o C. Measurement of the calcium and phosphate concentrations were carried out with Atomic Absorbance Spectroscopy and Spectrophotometry on tooth specimen solution which was taken from mesial and distal surfaces. Data of this study were statictically analyzed with one way ANOVA. The result of this study showed that there was significant difference (p<0.01) of albumin contact duration on calcium concentration, but did not influence on phosphate concentration of enamel as a remineralization indicator of early caries lesion.
Kata Kunci : Karies,Remineralisasi,Kavitasi